
Tim SAR Gabungan melaksanakan operasi SAR di lokasi terdampak bencana longsor Bandung Barat. (Basarnas)
JawaPos.com - Pencarian korban hilang di lokasi terdampak longsor Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat (Jabar) berlanjut pada operasi SAR hari keenam (29/1). Tim SAR Gabungan berencana menyisir Sektor A1, Sektor A2, dan Sektor B2. Fokusnya pencarian terhadap 27 korban.
Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo menyampaikan hal itu usai memimpin apel pelaksanaan operasi SAR hari ini. Dia menyampaikan bahwa Tim SAR Gabungan akan melanjutkan pencarian seperti kemarin.
”Kami akan melanjutkan kegiatan hari keenam ini mungkin tidak jauh berbeda seperti kemarin, di Sektor A1, Sektor A2, kemudian kami akan menyeberang ke Sektor B2,” terang dia kepada awak media.
Tim mengoptimalkan operasi SAR hari ini, dia telah membagi Tim SAR Gabungan ke dalam beberapa tim. Baik personel Basarnas, TNI, Polri, maupun relawan, dan potensi SAR lainnya. Secara keseluruhan terdaftar nyaris 3 ribu orang personel di lokasi terdampak bencana.
”Memang sampai dengan hari ini permasalahannya seperti yang kita tahu di kondisi alam, cuaca ya. Jadi, mungkin kemarin kita tidak bisa maksimal walaupun kemarin sudah berhasil (menemukan dan mengevakuasi) 2 bodypack,” kata Bramantyo.
Perwira tinggi (pati) bintang satu TNI AL itu berharap cuaca hari ini mendukung. Meski agak mendung di pagi hari, dia ingin operasi SAR yang berlangsung sampai sore nanti lebih maksimal. Sehingga temuan korban dan evakuasi yang dilakukan lebih banyak.
”Harapan kami hari ini bisa lebih (dari kemarin), walaupun tadi saya lihat panas sebentar sekarang sudah gelap lagi. Kita berdoa sama-sama, kita mohon bantuan rekan-rekan dan saudara setanah air, sehingga cuaca bisa mendukung untuk kegiatan hari, sehingga kita bisa berkegiatan dengan maksimal,” harapnya.
Selain ribuan personel yang terlibat, Tim SAR Gabungan juga dilengkapi dengan 17 alat berat. Bramantyo memastikan bahwa jumlah alat berat akan terus bertambah. Sebab, pihaknya sudah meminta penguatan lewat pengerahan alat berat yang kapasitasnya lebih besar.
”Dengan alat berat yang ada, yang kemarin sudah kita kumpulkan sebanyak 17 alat berat. Sementara masih 17 karena kami juga minta perkuatan. Mudah-mudahan hari ini ada tambahan lagi, khususnya alat berat excavator,” ucap dia.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Nathalie Holscher-Aripat Menikah, Sule Titip Pesan untuk Adzam, Balasan Nathalie Jadi Sorotan
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Analis Ungkap Strategi Iran Pilih Sasar Negara Teluk Tanpa Serang Kapal Induk AS
