Tim SAR Gabungan berhasil menemukan 53 bodypack korban longsor Bandung Barat, dengan 38 jenazah sudah teridentifikasi.
JawaPos.com - Di tengah operasi SAR terhadap korban hilang pasca longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat (Jabar), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memulai pendataan rumah korban terdampak. Langkah itu diambil sebagai bagian dari proses pemulihan pasca bencana.
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyatakan bahwa pihaknya bersama pemerintah daerah (pemda) setempat sudah mendata rumah rusak berat atau rumah yang hancur akibat longsor. Sejauh ini, totalnya mencapai 48 unit rumah. Selain rumah rusak total, BNPB menilai perlu diidentifikasi rumah yang berada dalam posisi terancam dan harus direlokasi.
”Badan Geologi Kementerian ESDM juga sedang mendata, kira-kira di samping 48 tadi, apakah ada rumah-rumah masyarakat yang memang harus direlokasi,” kata Suharyanto dikutip Kamis (29/1).
Agar proses tersebut berlangsung cepat dan tepat, BNPB meminta pemda mencarikan lokasi atau lahan untuk relokasi warga terdampak tanah longsor. Dalam kesempatan tersebut, dia memastikan akan memberikan bantuan dana tunggu hunian kepada keluarga yang terdampak langsung dan saat ini tinggal bersama keluarga atau kerabat masing-masing.
”Kemudian apabila mereka memang terdampak langsung dan harus mengungsi di rumah keluarganya, tidak apa-apa. Haknya juga akan diberikan kalau rumahnya rusak, hilang, rusak berat, mereka juga mendapatkan dana tunggu hunian,” kata dia.
Selain itu, jenderal bintang tiga TNI AD tersebut mengapresiasi langkah yang diambil oleh Tim SAR Gabungan. Meski kondisi cuaca menjadi tantangan serta risiko terjadinya longsor susulan, operasi pencarian korban hilang tetap dilaksanakan. Data terakhir pada Rabu (28/1), sudah 53 bodypack berhasil dievakuasi dari bawah timbunan material longsor.
Untuk mendukung operasi SAR tersebut, Suharyanto menyatakan bahwa BNPB sudah melakukan operasi modifikasi cuaca atau OMC. Harapannya OMC akan mengurangi intensitas hujan. Sehingga Tim SAR Gabungan lebih leluasa dalam melaksanakan operasi SAR. Dengan begitu, pencarian 27 korban yang masih hilang berlangsung lebih cepat.
”Cuaca hujan terus namun kita melakukan operasi modifikasi cuaca. Alhamdulilah bisa membantu walaupun tidak sama sekali menghentikan,” imbuhnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022