
Polda Metro Jaya menyampaikan keterangan kepada awak media pada Senin (12/1). Dalam kesempatan itu, juga disampaikan update beberapa kasus. Termasuk kasus Pandji. (Polda Metro Jaya)
JawaPos.com - Proses hukum terhadap laporan bernomor LP/B/166/I/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA yang dibuat oleh Rizki Abdul Rahman Wahid dengan terlapor Pandji Pragiwaksono sudah berjalan. Hari ini (12/1) Polda Metro Jaya menjadwalkan pengambilan keterangan dari pelapor.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin menyampaikan hal itu saat ditanyai dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya. Dia menyampaikan bahwa pihaknya sudah menjadwalkan pengambilan keterangan dari pelapor Pandji.
”Kemudian yang kedua, tadi ditanyakan sehubungan dengan pelaporan terhadap saudara PW (Pandji). Hari ini, kami jadwalkan melakukan pengambilan keterangan terhadap para pelapor,” kata dia kepada awak media.
Selain itu, Kombes Iman menyampaikan bahwa pihaknya juga meminta keterangan dari para ahli untuk mengkonstruksikan batasan kebebasan berekspresi melalui panggung seni di ruang publik. Patokannya pada aturan dan ketentuan hukum pidana yang berlaku di Indonesia.
”Itu terus kami lakukan juga. Sehingga kami bisa menjaga profesionalitas, proporsionalitas, dan keberimbangan untuk menghadirkan rasa aman. Begitupun juga menghadirkan kepastian bahwa kebebasan berekspresi ini atau ruang seni ini juga menjadi sebuah ruang seni yang beradab,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan bahwa dalam proses hukum tersebut, pihaknya untuk mengundang pelapor agar dapat menyampaikan klarifikasi atas laporan yang sudah dibuat.
”Dari keterangan pelapor, termasuk tadi yang disampaikan ada penyerahan tiga barang bukti, 1 flashdisk dengan beberapa unggahan video narasi. Itu kan harus ada pengolahan barang bukti, harus bisa sahih nggak barang bukti itu,” jelasnya.
Setelah itu, Polda Metro Jaya juga perlu mengumpulkan barang bukti lainnya. Termasuk memberi ruang kepada terlapor menyampaikan klarifikasi. Budi memastikan bahwa kasus tersebut ditangani secara profesional, proporsional, transparan, dan terbuka. Sehingga semua pihak bisa ikut mengawal.
”Beri ruang bagi teman-teman penyidik yang nanti akan profesional, proporsional, dan transparan. Dan silakan teman-teman media kami akan beri ruang untuk mengawal dan kami akan selalu memberikan informasi terkini terkait perkara yang menjadi atensi, yang menjadi perhatian publik,” tegasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022