
Iptu Nasrullah, IPDA Supriadi Gaffar, Bripka Megawan Parante dan Briptu Muh Arif, saat berhasil menyelamatkan Bilqis.(Istimewa).
JawaPos.com - Balita berusia 4 tahun bernama Bilqis diculik dari Makassar dan dijual oleh penculik kepada Suku Anak Dalam di Jambi. Tidak sampai seminggu pasca penculikan pada 2 November lalu, Bilqis ditemukan. Kanit Reskrim Polsek Panakkukang Iptu Nasrullah menceritakan proses panjang penjemputan Bilqis.
Dikutip dari pemberitaan Fajar (Jawa Pos Group) pada Selasa (11/11), Iptu Nasrullah menyampaikan bahwa pencarian Bilqis berlangsung dramatis. Sebab, dia sudah dianggap keluarga oleh Suku Anak Dalam yang membeli Bilqis. Selain itu, Bilqis juga sudah berbaur dengan keluarga yang membelinya dari penculik.
”Awalnya kami melakukan penyelidikan di Taman Pakui. Dari situ kami mendapatkan informasi lewat CCTV, lalu kami telusuri,” ungkap Nasrullah saat diwawancarai di Makassar.
Menurut Nasrullah, petunjuk dari rekaman Closed Circuit Television (CCTV) sangat penting dalam proses pencarian Bilqis. Dari CCTV itu, aparat kepolisian berhasil mengidentifikasi penculik berinisial SY dan mengejarnya sampai ke Jawa Tengah (Jateng).
”Akhirnya kami temukan pelaku pertama itu, terus kami kembangkan lagi. Ternyata anak itu dijemput oleh seorang wanita dari Jakarta,” kata dia.
Berdasar pengakuan SY, terungkap jejak yang mengarah ke wilayah Sukoharjo, Jateng. Tanpa menunda waktu, Nasrullah bersama 3 rekannya, termasuk Kasubnit II Jatanras Polrestabes Makassar Ipda Supriadi Gaffar langsung terbang ke Jateng dan mengamankan pelaku.
”Kami akhirnya ke Sukoharjo dan langsung bisa amankan. Setelah ditanyakan, ternyata anak itu sudah dibawa ke Jambi,” kata dia.
Dari Sukoharjo, perjalanan panjang tim Polrestabes Makassar berlanjut ke Jambi. Mereka menempuh perjalanan selama 12 jam sampai wilayah Kerinci di Jambi. Nasrullah mengakui bahwa bantuan dari aparat kepolisian setempat juga sangat berarti. Sebab, posisi Bilqis berada di pedalaman dan pelosok Jambi.
”Di sana luar biasa bantuannya. Kami kemudian berangkat ke Kerinci, dan mengamankan dua pelaku lainnya, MA dan AS,” ungkap dia Nasrullah.
Berdasar penuturan para pelaku yang sudah diamankan, Bilqis dijual kepada Suku Anak Dalam di wilayah Merangin. Karena itu, perjalanan berlanjut kembali dari Kerinci ke Merangin. Kurang lebih perjalanan selama 4 jam ditempuh oleh para polisi tersebut.
Setelah sampai, Proses negosiasi dengan warga Suku Anak Dalam tidak berjalan mudah. Polisi harus berdialog selama 2 malam penuh bersama tokoh adat setempat agar Bilqis bisa dikembalikan. Sebab, Bilqis sudah berbaur dan dianggap keluarga oleh suku tersebut.
”Setelah dialog selama 2 malam dibantu Polda Jambi, akhirnya kami bisa membawa pulang Bilqis,” jelasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022