Gubernur Riau Abdul Wahid saat tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (4/11/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merasa prihatin atas kepala daerah yang berurusan dengan praktik korupsi, khususnya operasi tangkap tangan (OTT) yang menyasar Gubernur Riau Abdul Wahid. Terlebih, Abdul Wahid merupakan Gubernur Riau keempat yang tersangkut perkara korupsi.
Sebab, sebelum Abdul Wahid, tiga Gubernur Riau terdahulu sempat berurusan dengan KPK. Gubernur Riau pertama yang diusut KPK yakni, Saleh Djasit, terkait dugaan korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran (damkar).
Kedua, Rusli Zainal yang terjerat kasus dugaan korupsi dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau tahun 2012 serta penyalahgunaan wewenang terkait penerbitan Bagan Kerja Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu pada Hutan Tanaman.
Ketiga, Annas Maamun yang tersangkut kasus dugaan korupsi alih fungsi lahan di Provinsi Riau.
"Kami menyampaikan keprihatinan. Karena itu penting untuk pemerintah daerah khususnya di Pemprov Riau itu untuk lebih serius lagi melakukan pembenahan, melakukan perbaikan bagaimana tata kelola di pemerintah daerah, kemudian bisa dilakukan upaya-upaya perbaikan," kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (4/11) malam.
Padahal, KPK secara intensif terus melakukan imbauan kepada setiap kepala daerah untuk menjauhi titik rawan korupsi. Hal itu dilakukan dengan melakukan pengawasan melalui tugas, fungsi, koordinasi dan supervisi.
"Kami turun ke lapangan mengidentifikasi sektor-sektor mana saja yang masih punya resiko tinggi," tegasnya.
Menurutnya, KPK secara rutin memberikan rekomendasi perbaikan kepada pemerintah daerah. Selain itu, KPK terus melakukan pengukuran melalui survei penilaian integritas.
"Dari pengukuran itu, KPK kemudian juga memberikan identifikasi-identifikasi mana saja yang masih rawan terjadinya korupsi," imbuhnya.
Meski demikian, hingga saat ini KPK belum secara resmi mengumumkan pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam OTT yang dilakukan di Provinsi Riau, pada Senin (3/11). KPK berencana mengumumkannya ke publik pada Rabu (5/11).

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Nathalie Holscher-Aripat Menikah, Sule Titip Pesan untuk Adzam, Balasan Nathalie Jadi Sorotan
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Analis Ungkap Strategi Iran Pilih Sasar Negara Teluk Tanpa Serang Kapal Induk AS
