Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. (Setwapres)
JawaPos.com - Penggugat ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, bernama Subhan menolak damai terkait gugatannya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Dalam agenda mediasi, Subhan menegaskan menolak perdamaian dan tetap melanjutkan perkara.
"Tadi mediasi, saya minta diterapkan peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 tahun 2016, bahwa prinsipal wajib hadir," kata Subahn usai persidangan di PN Jakpus, Senin (29/9).
Ia menyesalkan, Gibran tidak pernah hadir ke ruang persidangan. Menurutnya, kehadiran langsung para pihak sangat penting dalam proses mediasi sebagaimana diatur dalam peraturan MA.
"Karena hari ini nggak hadir, maka mediator memutuskan untuk ditunda sampai prinsipal hadir, yaitu tergugat satu dan tergugat dua," ujarnya.
Subhan menegaskan sikap kerasnya untuk tidak menempuh jalur damai. Menurutnya, bila ia menerima perdamaian, justru akan mendapat sorotan dan kemarahan dari publik.
"Kalau saya damai dimarahi warga negara kan, ya kan? Bagaimana?" tegasnya.
Ia menilai, persoalan ini bukan semata perkara pribadi, melainkan menyangkut legitimasi pendidikan yang dianggapnya bermasalah.
"Nah itu, maka satu-satunya cara karena menurut saya catat bawaan di pendidikannya," cetus Subahn.
Ia menekankan, aspek pendidikan adalah syarat mendasar yang melekat pada seseorang, terutama ketika hendak menduduki jabatan publik.
"Itu pendidikan itu syarat subjektif loh. Jadi melekat," ungkapnya.
Menurut Subahn, solusi dari persoalan ini tidak bisa sekadar lewat jalur hukum, melainkan melalui jalur pendidikan itu sendiri.
"Kalau itu nanti bisa diselesaikan dengan cara apa? Ya sekolah lagi, kan gitu kan," pungkasnya.
Dalam menempuh gugatan ini, Gibran mengutus tiga orang pengacara dari AK Law Firm, yakni Dadang Herli Saputra dan dua rekannya. Mereka menerima kuasa hukum langsung dari Gibran pada 9 September lalu.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
