Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 Agustus 2025 | 19.52 WIB

Presiden Prabowo Minta Anggota Brimob yang Lindas Ojol hingga Tewas Dihukum Seberat-beratnya

residen Prabowo Subianto angkat suara terkait insiden tragis tewasnya pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan, 21, yang dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob usai aksi unjuk rasa. - Image

residen Prabowo Subianto angkat suara terkait insiden tragis tewasnya pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan, 21, yang dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob usai aksi unjuk rasa.

JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto angkat suara terkait insiden tragis tewasnya pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan, 21, yang dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob usai aksi unjuk rasa di sekitar Gedung DPR RI, Kamis malam (28/8). Prabowo menilai tindakan aparat kepolisian berlebihan dan harus diproses secara hukum.

“Sekali lagi saya terkejut dan kecewa dengan tindakan petugas yang berlebihan,” kata Prabowo dalam keterangan video, Jumat (29/8).

Prabowo menegaskan, dirinya sudah memerintahkan agar kasus ini diusut secara tuntas dan transparan. Ia menekankan, aparat yang terbukti bersalah harus dijatuhi hukuman paling berat sesuai ketentuan hukum.

“Saya sudah perintahkan agar insiden tadi malam diusut secara tuntas dan transparan serta petugas-petugas yang terlibat harus bertanggung jawab. Seandainya diketemukan mereka berbuat di luar kepatutan dan ketentuan yang berlaku, akan kita ambil tindakan sekeras-kerasnya sesuai hukum yang berlaku,” tegas Prabowo.

Di sisi lain, Prabowo juga menyampaikan rasa duka dan keprihatinan mendalam atas peristiwa yang menimpa Affan. Ia memastikan pemerintah akan menanggung kehidupan keluarga korban.

“Saya sangat prihatin dan sangat sedih terjadi peristiwa ini. Pemerintah akan menjamin kehidupan keluarganya dan akan memberi perhatian khusus kepada baik orang tuanya, adik-adiknya, maupun kakak-kakaknya,” ucap Prabowo.

Terpisah, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri memastikan pihaknya akan menindak tegas tujuh oknum Brimob yang diduga dengan sengaja melindas pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan di Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis malam (28/8). Hal itu diutarakan Asep Edi Suheri saat menghadiri pemakaman jenazah almarhum Affan.

"7 orang itu datanya ada di Kadiv Propam tadi malam sudah disampaikan," ucap Asep Edi Suheri di TPU Karet Bivak, Jakarta, Jumat (29/8).

Edi memastikan, wilayah hukum Polda Metro Jaya aman dari gangguang kantibmas, setelah aksi unjuk rasa yang terjadi pada Kamis malam.

Lebih lanjut, Asep menyampaikan permintaan maaf atas personel Brimob yang mengemudikan kendaraan taktis (rantis) sehingga menewaskan Affan Kurniawan.

"Saya mohon maaf ya kita akan perbaiki, kita akan tindak tegas anggota, saat ini saya sebagai pimpinan Polda Metro minta maaf kepada masyarakat Jakarta, masalah ini mudah-mudahan bisa kita kelola dengan baik," pungkasnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore