
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi minta semua pelaku tawuran pelajar yang viral di media sosial ditangkap semua. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi memberikan atensi khusus terkait aksi tawuran pelajar di Jalan Tenggumung Baru, Kecamatan Semampir. Aksi tersebut terekam kamera warga dan viral di media sosial.
"Jadi kemarin saya minta ke Pak Kapolres Tanjung Perak untuk menangkap semuanya (pelaku), kemarin sudah ada ketemu (ditangkap), tetapi saya ingin ditangkap semuanya," tutur Eri di Surabaya, Jumat (22/8).
Dalam video amatir yang beredar di media sosial, terlihat puluhan pelajar berlarian di jalan sambil membawa senjata tajam, berupa cluring panjang. Aksi kejar-kejaran itu sontak menjadi tontonan warga.
"Tolong pak @ericahyadi_ @cakj1 @polrestanjungperakofficial @humaspolrestabessby, Kejadian Tawuran Selasa pagi 19 Agustus 2025," tulis akun Instagram @loversurabaya di caption unggahan, dikutip Jumat (22/8).
Tidak sedikit pengguna jalan yang memilih berhenti di bahu jalan karena takut diserang pelajar yang tawuran. Tidak hanya membawa sajam, sejumlah pelajar juga terlihat melempar sebuah benda menyerupai batu.
Lebih lanjut, Wali Kota Eri mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi gara-gara sepakbola. Anggota kelompok Warnyong dan kelompok Warpai saling ejek hingga terjadi keributan seperti yang viral di media sosial.
"Itu kan gara gara sepakbola, ada yang nggak cocok akhirnya seperti itu. Tetapi gak sampai antem-anteman (saling hajar), itu cuma he (saling ejek), terus kejar-kejaran, tetapi itu kan membuat tidak nyaman," imbuhnya.
Wali Kota Eri mengajak masyarakat menjaga kondusivitas lewat Kampung Pancasila. Orang tua diharapkan ikut andil dan aktif melakukan pengawasan, sehingga kejadian tawuran bisa dicegah atau diminimalisir.
"ini menjadi tugas kita bersama, nggak bisa dikasih pemerintah tok, lalu dikasih hukuman, ya nggak berubah. Nanti kita kumpulkan anak itu, kita berikan kegiatan, orang tua harus tahu, setelah itu ayo dibenahi," seru Eri.
Sebelumnya, Unit Jatanras Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak bergerak cepat menangani aksi tawuran pelajar yang terjadi di daerah Surabaya Utara. Aksi tersebut terekam kamera warga dan viral di media sosial.
Tidak butuh waktu lama, polisi berhasil mengamankan dua orang tersangka tawuran. Mereka adalah NA, 18 tahun , warga Kedungmangu Masjid, serta FA, 18 tahun, warga Jalan Kedungmangu II, Surabaya.
"Dua tersangka kami amankan beserta barang bukti tiga senjata tajam (sajam), busur dan dua pipa bentuk celurit," ujar Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP M Prasetyo melalui Kasi Humas, Iptu Suroto, Kamis (21/8).

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
