Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 Agustus 2025 | 19.30 WIB

Ungkap Penyelundupan 13 Kontainer Ballpress Senilai Rp 15,5 Miliar, Panglima Koarmada RI: Terstruktur dan Terorganisir

Panglima Koarmada RI Laksamana Madya TNI Denih Hendrata menjelaskan hasil pengungkapan barang-barang ilegal oleh Angkatan Laut dan instansi terkait lainnya di Tanjung Priok, Jakarta Utara. (TNI AL) - Image

Panglima Koarmada RI Laksamana Madya TNI Denih Hendrata menjelaskan hasil pengungkapan barang-barang ilegal oleh Angkatan Laut dan instansi terkait lainnya di Tanjung Priok, Jakarta Utara. (TNI AL)

JawaPos.com - TNI AL mengungkap penyelundupan ballpress dalam jumlah besar di Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) dan Jakarta. Total prajurit Angkatan Laut berhasil menggagalkan penyelundupan 13 kontainer ballpress dengan nilai ekonomi Rp 15,5 miliar. Bila ditilik sejak Januari sampai Agustus tahun ini, kerugian negara dari kasus-kasus penyelundupan yang berhasil diselamatkan oleh TNI AL sudah menembus angka Rp 14,8 triliun. 

Panglima Komando Armada (Koarmada) Republik Indonesia Laksamana Madya TNI Denih Hendrata menyampaikan bahwa keberhasilan itu merupakan hasil sinergi Angkatan Laut dengan instansi terkait lainnya. Termasuk Bea Cukai. Pengungkapan penyelundupan belasan kontainer ballpress misalnya, merupakan hasil kerja konsisten jajaran TNI AL. Dimulai dari pelaksanaan operasi gabungan Tim Satgas Kodaeral XII Pontianak dan Kanwil DJBC Kalbagbar pada 6-7 Agustus lalu. 

”Berhasil mengungkap 10 kontainer berisi ballpress ilegal di Depo Peti Kemas Temas Shipping, Pontianak. Berdasarkan penghitungan dan verifikasi dari Kanwil DJBC Kalbagbar sebanyak 10 kontainer ballpress tersebut memiliki nilai ekonomi barang kurang lebih sejumlah Rp 14 miliar,” ungkap dia dalam keterangan resmi pada Jumat (15/8).

Tidak berhenti sampai di situ, Deni menyampaikan bahwa pengembangan penyelidikan atas kasus penyelundupan tersebut berlanjut pada 9 Agustus lalu. TNI AL memperluas operasi hingga ke Tanjung Priok, Jakarta Utara. Tim Gabungan Satgas Kodaeral III dan Kanwil DJBC Jakarta berhasil mengamankan 3 kontainer ballpress. 

”Dengan nilai ekonomi barang kurang lebih sejumlah Rp 1.510.000.000 yang diangkut menggunakan KM. Eagle Mas dengan rute Pontianak-Tanjung Priok Jakarta. Temuan itu menunjukkan keterkaitan langsung dengan jaringan penyelundupan lintas wilayah yang terstruktur dan terorganisir,” tegas Denih. 

Lebih lanjut, perwira tinggi bintang tiga TNI AL itu menyampaikan bahwa sejak Januari sampai Agustus 2025, Angkatan Laut sudah berhasil menggagalkan sejumlah penyelundupan. Bukan hanya ballpres, penyelundupan barang-barang ilegal lainnya juga sudah banyak yang digagalkan oleh seluruh jajaran Matra Laut di berbagai daerah. 

”Selama periode Januari sampai dengan Agustus 2025, Lanal Babel telah menggagalkan upaya penyelundupan pasir timah ilegal sebanyak 3 kali, total pasir timah yang berhasil diamankan seberat 50 ton dengan nilai ekonomi sebesar Rp 15.490.000.000,” ujarnya. 

Kemudian pada periode yang sama, Koarmada RI dan jajaran mengungkap kasus penyelundupan barang ilegal seperti narkoba, ballpress, ilegal mining, rokok, benur, miras, komoditas pangan, BBM, satwa, dan lainnya di berbagai wilayah Indonesia dengan nilai kerugian negara yang berhasil diselamatkan lebih dari angka Rp 14,8 triliun.

”Semua keberhasilan ini adalah hasil sinergi informasi intelijen serta sinergi antar stakeholder yang tidak terlepas dari pemantauan bersama dengan mengalokasikan semua kekuatan yang ada baik dari TNI AL maupun Bea Cukai, sehingga dapat memperkecil masuknya pelaku ilegal ke Perairan Indonesia,” terang Denih. 

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore