Jubir KPK Budi Prasetyo. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Direktur PT Insight Investments Management (IIM), Thomas Harmanto, untuk diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait kegiatan investasi PT Taspen (Persero). Pemeriksaan dijadwalkan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (11/8).
“Pemeriksaan dilakukan atas nama THS sebagai karyawan swasta/Direktur PT Insight Investments Management,” kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo kepada wartawan.
Pemanggilan ini menjadi bagian dari pendalaman peran dan pertanggungjawaban pidana PT IIM yang telah ditetapkan sebagai tersangka korporasi.
Jeratan hukum itu merupakan pengembangan dari perkara yang sebelumnya menjerat mantan Direktur Utama PT Taspen Antonius Nicholas Stephanus Kosasih, serta eks Direktur Utama PT IIM Ekiawan Heri Primaryanto.
KPK menduga terdapat pengaturan melawan hukum dalam pengelolaan dana investasi antara PT Taspen dan PT IIM. Dalam surat dakwaan terhadap Antonius Kosasih dan Ekiawan, perbuatan mereka disebut merugikan keuangan negara hingga Rp 1 triliun.
Salah satu modusnya, terkait revisi peraturan direksi PT Taspen yang disetujui Antonius untuk mengakomodasi pelepasan sukuk bermasalah melalui investasi di produk reksadana yang dikelola PT IIM secara tidak profesional.
Akibatnya, PT IIM diduga turut menerima keuntungan sebesar Rp 44,2 miliar. Selain itu, sejumlah korporasi dan individu lain juga disebut kecipratan aliran dana hasil korupsi ini.
Dalam pengusutan kasus ini, KPK sebelumnya juga telah memeriksa sejumlah saksi dari PT IIM, di antaranya Komisaris Utama Anak Agung Gde Wisnu Wardana pada 15 Juli 2025, serta dua pejabat lainnya, Suluh Tripambudi Rahardjo dan Nesya Fitrianti Agustini, pada 23 Juli 2025. (*)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
