Arya Daru Pangayunan (ADP), 39, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI. (Radar Jogja).
JawaPos.com - Akun media sosial (medsos) @nationalsecurity.id mengunggah sejumlah informasi berkaitan dengan kematian diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) bernama Arya Daru Pangayunan. Atas informasi tersebut, Polda Metro Jaya menegaskan bahwa proses hukum masih berjalan. Mereka juga meminta agar masyarakat lebih bijak saat bermedia sosial.
”Jadi, kami juga berpesan kepada masyarakat, mohon disampaikan agar bijak bermedsos. Namun, setiap informasi sekecil apapun itu akan menjadi bahan pertimbangan penyelidik untuk melengkapi fakta dalam mengungkap peristiwa ini,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi.
Perwira menengah Polri dengan tiga kembang di pundak itu menyampaikan bahwa sampai saat ini penyelidikan masih berjalan. Pihaknya mengungkap temuan jenazah Daru dengan pendekatan scientific crime investigation. Ade Ary memastikan, hasil penyelidikan tersebut dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah maupun secara hukum.
”Nanti saat pemeriksaan sudah selesai semua, tadi ada beberapa ahli yang dilibatkan, nanti kan hasilnya ada. Beberapa hasil sudah ada di tangan penyelidik. Ya beberapa hasil (pendalalam) ahli. Tapi, beberapa belum, nanti setelah lengkap semua akan dijelaskan,” kata dia.
Terkait dengan informasi yang kerap diunggah oleh @nationalsecurity.id benar atau informasi hoax, Ade Ary menyampaikan bahwa pihaknya tidak bisa banyak komentar. Namun, bukan tidak mungkin hal itu turut didalami. Dia mengakui bahwa saat ini zaman sudah berubah. Dan media sosial menyertai perubahan zaman tersebut.
”Saya tidak bisa menyampaikan atau tidak bisa mengomentari, yang jelas itu adalah bagian yang akan didalami nanti oleh penyelidik. Karena zamannya medsos sudah seperti itu, makanya kami imbau agar bijak bermedsos, hati-hati. Kami menghaturkan terima kasih juga kepada semua pihak yang aktif memberikan informasi. Kami pun menampung setiap informasi yang ada, yang beredar di masyarakat,” bebernya.
Namun demikian, Ade Ary menegaskan kembali, penyelidik Polda Metro Jaya tidak boleh keluar dari pedoman dan prinsip-prinsip penyelidikan. Yakni pengungkapan kasus berbasis ilmiah dengan pendekatan scientific crime investigation. Karena itu, penyelidik melibatkan para ahli.
”Kami harus rigid, harus hati-hati, agar proses ini dapat kami bertanggung jawabkan,” kata dia.

Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Daftar Pemain Kanada dan Bosnia Herzegovina di Grup B Piala Dunia 2026
