
BNN RI tangkap dua kurir narkotika jenis sabu YS dan ZN di kawasan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (20/5) malam. (Istimewa)
JawaPos.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) menggagalkan peredaran narkoba sebanyak 25 kilogram sabu. Barang haram itu diamankan dari tangan dua kurir berinisial YS dan ZN di kawasan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (20/5) malam. Mirisnya, salah satu kurir itu adalah pecatan prajurit TNI.
Kepala BNN Komjen Marthinus Hukom menuturkan, kedua tersangka merupakan jaringan Sumatera. "Anggota kami berhasil mengamankan kurang lebih 25 kg sabu-sabu," ujar Marthinus saat penggerebekan.
Dia menjelaskan, kedua kurir itu tengah menunggu perintah dari pengendali mereka untuk mengantarkan barang haram tersebut. Namun hingga digerebek, para kurir masih belum menerima instruksi ke mana barang tersebut akan diserahkan. BNN pun masih memburu pengendali narkotika ini.
“Dua orang ini belum ada diperintahkan dalam mengantar narkotika tersebut. Kami juga belum tahu mau diantarkan kemana narkotika ini. Kami masih sedang buru yang memerintahkan mereka,” ucap Marthinus. Jika dihitung secara nilai ekonomi, sabu tersebut ditaksir mencapai Rp50 miliar.
Marthinus pun mengingatkan masyarakat untuk waspada dan berani saling mengawasi lingkungan sekitar agar kejahatan narkoba tidak terus menjamur. “Jadi saya imbau kepada masyarakat harus saling memberikan pengawasan ketat dilingkungan mereka,” ucapnya.
Yang mengejutkan dalam penangkapan ini, salah satu dari mereka ternyata merupakan pecatan TNI. Keduanya diketahui bagian dari jaringan narkoba asal Sumatera.
“Kami amankan YS dan ZN. Ditangkap dalam penggerebekan malam ini dan salah satunya pecatan TNI. Ini merupakan jaringan Sumatera,” ujar Marthinus Hukom.
Penggerebekan dilakukan di rumah YS. Dia diketahui adalah eks prajurit TNI.
Kini BNN masih terus mendalami jaringan ini. “Nanti kita coba pelajari betul, saya berharap seluruh aparat hukum kita harus punya standar moral yang tinggi,” terangnya.
Menurut Marthinus, kedua kurir itu tengah menunggu perintah dari pengendali mereka untuk mengantarkan barang haram tersebut. Namun hingga digerebek, mereka belum menerima instruksi.
“Dua orang ini belum ada diperintahkan dalam mengantar narkotika tersebut. Kami juga belum tahu mau diantarkan kemana narkotika ini. Kami masih sedang buru yang memerintahkan mereka,” ungkapnya.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
