Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 21 Mei 2025 | 16.45 WIB

BNN Ringkus Kurir 25 Kg Sabu Senilai Rp50 Miliar dari Jaringan Sumatera, Salah Satunya Pecatan TNI

BNN RI tangkap dua kurir narkotika jenis sabu YS dan ZN di kawasan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (20/5) malam. (Istimewa) - Image

BNN RI tangkap dua kurir narkotika jenis sabu YS dan ZN di kawasan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (20/5) malam. (Istimewa)

JawaPos.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) menggagalkan peredaran narkoba sebanyak 25 kilogram sabu. Barang haram itu diamankan dari tangan dua kurir berinisial YS dan ZN di kawasan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (20/5) malam. Mirisnya, salah satu kurir itu adalah pecatan prajurit TNI.

Kepala BNN Komjen Marthinus Hukom menuturkan, kedua tersangka merupakan jaringan Sumatera. "Anggota kami berhasil mengamankan kurang lebih 25 kg sabu-sabu," ujar Marthinus saat penggerebekan.

Dia menjelaskan, kedua kurir itu tengah menunggu perintah dari pengendali mereka untuk mengantarkan barang haram tersebut. Namun hingga digerebek, para kurir masih belum menerima instruksi ke mana barang tersebut akan diserahkan. BNN pun masih memburu pengendali narkotika ini.

“Dua orang ini belum ada diperintahkan dalam mengantar narkotika tersebut. Kami juga belum tahu mau diantarkan kemana narkotika ini. Kami masih sedang buru yang memerintahkan mereka,” ucap Marthinus. Jika dihitung secara nilai ekonomi, sabu tersebut ditaksir mencapai Rp50 miliar.

Marthinus pun mengingatkan masyarakat untuk waspada dan berani saling mengawasi lingkungan sekitar agar kejahatan narkoba tidak terus menjamur. “Jadi saya imbau kepada masyarakat harus saling memberikan pengawasan ketat dilingkungan mereka,” ucapnya.

Pecatan TNI Jadi Kurir Sabu

Yang mengejutkan dalam penangkapan ini, salah satu dari mereka ternyata merupakan pecatan TNI. Keduanya diketahui bagian dari jaringan narkoba asal Sumatera.

“Kami amankan YS dan ZN. Ditangkap dalam penggerebekan malam ini dan salah satunya pecatan TNI. Ini merupakan jaringan Sumatera,” ujar Marthinus Hukom.

Penggerebekan dilakukan di rumah YS. Dia diketahui adalah eks prajurit TNI.

Kini BNN masih terus mendalami jaringan ini. “Nanti kita coba pelajari betul, saya berharap seluruh aparat hukum kita harus punya standar moral yang tinggi,” terangnya.

Menurut Marthinus, kedua kurir itu tengah menunggu perintah dari pengendali mereka untuk mengantarkan barang haram tersebut. Namun hingga digerebek, mereka belum menerima instruksi.

“Dua orang ini belum ada diperintahkan dalam mengantar narkotika tersebut. Kami juga belum tahu mau diantarkan kemana narkotika ini. Kami masih sedang buru yang memerintahkan mereka,” ungkapnya.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore