Ilustrasi curanmor. Dok. JawaPos
JawaPos.com - Beredar luas video aksi heroik seorang polisi yang menembak dua pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di Jalan Raya Sebaung, Kecamatan Gending, Probolinggo pada Sabtu (22/3).
Ia adalah Kanit Intel Polsek Dringu, Aipda Andik Muhyeni. Aksinya terekam kamera warga dan viral di media sosial. Bahkan hingga kini menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Tak sedikit yang memberikan acungan jempol.
Aksi heroik ini bermula saat Aipda Andik mengantar istri berbelanja ke Pasar Sebaung, Gending. Saat sedang menunggu istrinya berbelanja, ia melihat dua pelaku curanmor yang kerap beraksi di wilayah tersebut.
Gelagat keduanya cukup mencurigakan, seolah mencari motor untuk dicuri. Karena tak menemukan target, mereka pergi ke arah utara. Sementara itu, setelah selesai berbelanja, Kanit Intel bersama istrinya berinisiatif mengejar mereka.
Dalam pencarian, Kanit Intel Andik akhirnya bertemu dengan kedua terduga pelaku di perbatasan Desa Sebaung dan Gending. Saat itu, salah satu pelaku turun dari motor dan mencari mangsa di parkiran sebuah tempat makan.
Saat hendak dibawa kabur, Aipda Andik bertindak cepat. Ia memepetkan mobilnya ke arah pelaku. Panik, pelaku melempar motor dan mencoba kabur menggunakan kendaraan rekannya yang menunggu di seberang jalan.
Situasi pun semakin menegangkan. Andik melepaskan tiga tembakan peringatan ke udara. Namun, pelaku mengabaikannya. Akhirnya, ia menembak kaki kanan kedua pelaku, membuat mereka tak berkutik dan menyerah.
Aksi yang membuat geger media sosial itu dibenarkan oleh Kapolsek Gending AKP Sugeng Harianto. Ia mengatakan saat penggeledahan badan, ditemukan dua senjata tajam berupa celurit milik masing-masing pelaku.
"Pelaku kepergok saat mencuri motor, masing-masing pelaku sudah membekali dirinya dengan celurit. Kami juga menemukan kunci T yang digunakan untuk beraksi," tutur AKP Sugeng, dikutip dari Radar Bromo, Jawa Pos Group, Minggu (23/3).
Setelah kedua pelaku berhasil dilumpuhkan, warga mulai berkerumun di lokasi. Untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan, petugas membawa dua pelaku curanmor ke Mapolsek Gending.
“Masih kami dalami apakah mereka juga melakukan pembegalan. Pelaku belum bisa kami mintai keterangan karena masih dalam penanganan medis (di Puskesmas Gending),” tukas AKP Sugeng.