Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Baktiar Joko Mujiono meninjau lokasi penembakan bos rental mobil di Indomaret Rest Area KM 45 Tol Jakarta-Merak. (Humas Polresta Tangerang).
JawaPos.com - Pemerhati isu-isu militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi mempertanyakan beberapa hal pasca peristiwa penembakan bos rental mobil di Rest Area Kilometer 45 Jalan Tol Merak-Tangerang. Salah satu hal yang menjadi sorotan bagi Fahmi adalah penggunaan senjata api oleh prajurit TNI AL di luar tugas keprajuritan.
Menurut dia hal itu janggal. Sebab, tidak seharusnya seorang prajurit TNI membawa dan menggunakan senjata api di luar tugas. ”Soal penggunaan dan kepemilikan senjata api oleh pelaku. Penting untuk memastikan apakah senjata api yang digunakan oleh pelaku merupakan senjata dinas atau bukan,” ungkap dia pada Selasa (7/1).
Bila senjata yang digunakan untuk menembak korban hingga meninggal dunia merupakan senjata dinas, Fahmi menyatakan bahwa hal itu harus menjadi pertanyaan besar. Sebab, tidak seharusnya senjata dinas digunakan di luar tugas resmi. ”Prosedur penggunaan senjata dinas biasanya diawasi sangat ketat, termasuk dalam hal amunisi,” kata dia.
Fahmi menyatakan bahwa pelaku mestinya menghadapi risiko tinggi jika menggunakan senjata dinas untuk tindakan yang tidak sah. Dalam keterangan secara terbuka yang disampaikan oleh Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Koarmada RI) Laksamana Madya TNI Denih Hendrata memastikan bahwa senjata itu merupakan inventaris melekat pada prajurit tersebut.
Masih soal penggunaan senjata api, Fahmi menyampaikan bahwa tindak itu sangat tidak proporsional. Apalagi penembakan terhadap korban berpangkal pada masalah jual beli mobil yang belakangan diketahui telah digelapkan terlebih dahulu. ”Ini mencerminkan pelanggaran serius terhadap etika profesi dan disiplin militer,” kata Fahmi.
Karena itu, Fahmi menyatakan perlu langkah dan komitmen serius dari TNI AL untuk mengungkap peristiwa tersebut secara utuh dan terang benderang. ”Dari kejanggalan ini, investigasi mendalam menjadi kunci untuk mengungkap motif sebenarnya, memastikan tidak ada upaya menutup-nutupi, serta menegakkan keadilan,” imbuhnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
