Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 22 Juni 2024 | 02.21 WIB

Ngeri! Ustad Adi Hidayat Ungkap Bahaya dari Judi Online, Instrumen setan untuk Menciptkan Kebencian

Ustad Adi Hidayat usai menemui Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Gedung Negara Pakuan, Kota Bandung, Sabtu (4/6). Bagus Ahmad Rizaldi/Antara

 
JawaPos.com - Pemerintah dengan aparat penegak hukum tengah gencar memberantas judi online. Selain melanggar undang-undang, juga memberikan dampak buruk.
 
Dari kaca mata islam, judi sendiri menjadi salah satu hal yang diharamkan. Pendakwah, Ustad Adi Hidayat (UAH) mengungkap betapa mengerikannya dampak dari pejudian.
 
Menurutnya, judi adalah salah satu instrumen setan untuk menciptakan permusuhan, dan kebencian dalam kehidupan manusia.
 
"Apa instrumen yang setan gunakan untuk menciptakan penyakit sosial ini, bila tidak menggunakan miras dan narkotika, ketiga judi. Jadi judi itu baik offline atau online bisa mengantarkan terjadinya permusuhan sebab hadirnya benih-benih kebencian," kata UAH seperti dikutip dari video di akun YouTube resminya, Jumat (20/6).
 
UAH menuturkan, dalam sejumlah film yang diproduksi oleh Hollywood maupun Mandarin juga menceritakan judi berisi dengan rasa kebencian yang besar. Hal itu memang menggambar realita kehidupan perjudian sesungguhnya.
 
Oleh karena itu, lulusan Al Azhar Kairo, Mesir ini menilai perjudian seperti komunitas. Sebab, bisa terbentu dengan berbagai aspek. Tak sedikit orang yang berjudi dibarengi dengan minum-minuman keras.
 
"Poin besarnya ketika seseorang masuk dalam ekosistem tersebut sudah pasti akan mengakibatkan unsur kebencian tadi," imbuhnya.
 
UAH mencotohkan, dalam rumah tangga bila seorang suami bermain judi maka akan menimbulkan kerenggangan hubungan dengan istrinya, tak sedikit yang berujung pada kebencian. Pasalnya, uang yang seharusnya menghidupi rumah tangga, habis dipakai untuk judi.
 
"Permusuhan yang diiringi kebencian itu yang sangat berbahaya. Seperti yang baru-baru ini kita dengar istri bakar suami, setelah ditelusuri judi online, orang yang menggelapkan dana yang harusnya disalurkan ke teman-temannya ke satuannya tiba-tiba ditelusuri akibat judi online," pungkasnya.
 
Oleh karena itu, UAH menilai jika judi tidak bisa hanya ditanggulangi oleh pemerintah. Melainkan para tokoh agama, tokoh masyarakat, juga harus ikut andil dalam hal edukasi kepada warga tentang bahaya judi.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore