Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 2 November 2023 | 14.19 WIB

Kelompok John Kei dan Nus Kei Memanas Lagi, Polisi: Tidak Ada Tempat untuk Premanisme!

 
 

Ilustrasi penembakan. (Istimewa)

 
JawaPos.com - Polda Metro Jaya menekankan, aksi premanisme secara tegas dilarang dilakukan oleh kelompok manapun. Petugas akan bertindak tegas kepada para pelaku, sebab meresahkan masyarakat.
 
Hal itu menyusul terjadinya peristiwa penembakan yang dilakukan oleh kelompok John Kei kepada rivalnya kelompok Nus Kei, di Bekasi, Jawa Barat.
 
"Pertama tidak ada kelompok-kelompok tertentu yang bergerak di atas hukum. Kami akan tidak tegas. Tidak ada tempat buat preman," kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi kepada wartawan, Kamis (2/11).
 
Dalam peristiwa penembakan ini, polisi masih mengejar pelaku lainnya. Hengki mengingatkan kepada para pelaku segera menyerahkan diri.
 
"Kami harapkan menyerahkan diri atau kami kejar dan tindak tegas. Karena biar bagaimanapun pun aksi main hakim sendiri atau eigen richting tidak diperbolehkan. Karena kejadian ini membuat resah masyarakat," imbuhnya. 
 
 
Sebelumnya, Tim gabungan dari Subdirektorat Reserse Mobile Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya dan Polres Metro Bekasi Kota menangkap empat pelaku penembakan kepada GR, 44. Korban diketahui tewas dengan luka tembak di bagian kepala.
 
"Tim gabungan telah mengamankan empat orang," kata Kepala Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Titus Yudho Uly. Keempat pelaku yakni, FO, EO, MW, dan PM.
 
Kasus ini bermula dari seorang pria dengan inisial GR, 44, ditemukan tewas dengan luka tembak di bagian kepala di Kavling Rawa Bambu Bulak, Jalan Melati 3, RT 003 RW 09, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Minggu (29/10) malam. Korban teridentifikasi sebagai warga Jakarta Barat.
 
Kasus pembunuhan GR, ternyata berkaitan dengan konflik kelompok John Kei dan Nus Kei.  Korban diduga dari kelompok Nus Kei ditembak oleh kelompok John Kei.
 
"Menurut keterangan dari pihak John Kei, kejadian ini mereka dapat informasi akan diserang oleh kelompok Nus Kei," ucap Titus.
 
Saat kejadian kelompok Nus Kei berjumlah enam orang datang ke Bekasi membawa senjata tajam. Pihak John Kei kemudian mempersiapkan diri dengan cara mempersenjatai diri dengan senjata tajam dan senjata api. 
 
 
 
 

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore