Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 2 Oktober 2023 | 17.41 WIB

Netizen Masih Murka dengan Kasus Bullying di SMPN 2 Cimanggu, Sekarang Giliran Kepala Sekolah yang Disikat

Pelaku bullying SMPN 2 Cimanggu Cilacap disebut warganet sebagai Mario Dandy Jilid 2. - Image

Pelaku bullying SMPN 2 Cimanggu Cilacap disebut warganet sebagai Mario Dandy Jilid 2.

JawaPos.com — Kasus bullying di SMPN 2 Cimanggu, Cilacap, Jawa Tengah rupanya masih menyisakan amarah pada netizen walaupun pelakunya sudah ditangkap polisi. Setelah merujak habis-habisan pelaku, kini Kepala Sekolah SMPN 2 Cimanggu, Wuri Handayani yang disikat oleh warganet, dikutip dari POJOK SATU.

Wuri dapat jatah dihajar oleh warganet gara-gara membahas prestasi siswa berinisial MKY, pelajar SMPN 2 Cimanggu yang melakukan perundungan beberapa waktu lalu.

Tak ayal, akun media sosial sang kepala sekolah pun diserbu.

 

Prestasi gak penting bu, yang lebih penting gimana caranya mendidik akhlak anak didik ibu, kalau prestasi itu bonus,” tulis Bayu Saputra dalam akun TikTok-nya.

 “Äkan lebih hebat bu, jika prestasinya anak itu diiringi dengan akhlak, adab juga etika,” tulis Mamicrystal.
 

Warganet lain pun menimpalinya, “Sekarang jadi juara perundungan bu, dan dikenal se Indonesia,” tulis Shofiyah Andriani.

Akun lain Minah327, malah mengomentari ucapan kepala sekolah itu. “Kok bisa bu guru ngomong begitu”.

Dalam tayangan video yang beredar, Minggu (1/10), Wuri Handayani menyebut bahwa pelaku merupakan anak yang punya bakat. Aktif di pramuka, ikut juga ekstra di sekolah pencak silat.

“Pelaku juga pernah juara pencak silat tingkat kabupaten Cilacap. Bahkan, pada awal tahun ini, yang bersangkutan juga menang lomba tilawah,” ujar Wuri dalam konferensi pers itu.

Sebelumnya, terjadi penganiayaan terhadap seorang siswa SMP berinisial RF yang beralamat Dusun Babakan, Desa Negarajati, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap. Korban mengalami luka lebam di bagian punggung akibat dirundung oleh siswa lain.

Kapolresta Cilacap Kombes Fannky Ani Sugiharto mengatakan, petugas sudah mengamankan pelaku setelah menerima laporan dari keluarga korban.

Kejadian berawal pada tanggal 26 September 2023 siswa atas nama RF menantang berkelahi anak kelas 7 atas nama DF.

DF lalu mengadu kepada siswa kelas 9 atas nama MKY lantaran tantangan tersebut. MKY lalu menyuruh siswa lain yang berinisial KV untuk menerima tantangan RF.

Lalu terjadilah perkelahian antara RF dengan KV yang disaksikan oleh MKY, WL, RS, KM dan TO. Perkelahian itu direkam video menggunakan ponsel oleh siswa atas nama WD. 

Belakangan, diketahui bahwa dua pelaku yakni MKY dan WS telah ditangkap polisi dan statusnya juga sudah menjadi tersangka.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore