
2 pelaku mutilasi Sleman ditangkap Polda DIJ dalam pelariannya di Bogor, Jawa Barat. (Radar Jogja)
JawaPos.com - Tetangga Waliyin di Magelang buka-bukaan terkait sosok pelaku mutilasi mahasiswa UMY Redho Tri Agustian itu. Di media sosial, foto-foto Waliyin pelaku mutilasi Sleman itu pun sudah beradar luas.
Diketahui, berdasarkan KTP, Waliyin tercatat sebagai warga Dusun Gatak, Desa Sukumulyo, Kecamatan Kajoran, Magelang. Pria berusia 29 tahun itu ditankap Ditreskrimum Polda DIJ di Bogor saat melarikan diri.
Di media sosial Twitter, sejumlah pemilik akun mengaku mengenal Waliyin. "Bener kui tanggaku (Benar, itu tetangga saya)," cuit salah seorang pemilik akun Twitter mengomentasi sebuah unggahan dilansir Pojoksatu.id (Jawa Pos Group).
Sosok yang Misterius
Sementara itu, dikutip dari berbagai sumber, Kepala Desa Sukomulyo, Ahmad Riyadi, mengakui bahwa Waliyin adalah salah seorang warganya. Akan tetapi, sepengetahuannya, pelaku mutilasi Redho Tri Agustian itu jarang pulang ke rumahnya di Sukomulyo. Yang hanya diketahui warga dan para tetangga, Waliyin merantau dan bekerja di luar kota.
Dan, pekerjaan yang dilakoni disebutkan bekerja di sebuah restoran. Hanya saja tidak diketahui jelas dimana tepatnya restoran tempat ia bekerja selama ini.
Selain warga dan tetangga, Ahmad Riyadi juga mengaku tidak banyak mengetahui sosok dan karakter pria tersebut. “Orang tuanya ada di Dusun Gatak, Sukomulyo. Tapi kalau anaknya jarang pulang. Merantau selama beberapa tahun,” ungkap dia.
Waliyin diketahui menempati sebuah tempat kos di Dusun Krapyak RT 04, Kecamatan Triharjo, Sleman. Ketua RT setempat, Ngajito, mengungkap berdasarkan informasi dan sepengetahuan para tetangga, Waliyin selama ini diketahui merupakan seorang karyawan.
Berdasarkan keterangan pemilik tempat kos tersebut, pelaku mutilasi Sleman itu sudah tinggal sejak sekitar setahun lalu. Akan tetapi, sejak nge-kos hingga ditangkap, Waliyin sama sekali belum pernah melapor atau menyerahkan identitasnya. Hal itu membuat Ngatijo mengaku tidak banyak tahu soal sosok Waliyin.
"Dia (Waliyin) tidak laporan saya. Jadi, tidak tahu dan tidak punya data," ungkap Ngatijo kepada wartawan. Disebutkan bahwa pria tersebut bekerja di sebuah restoran di Kaliurang.
Waliyin juga disebut sangat jarang dilihat atau bertemu dengan warga serta tetangga. Apalagi sosok Waliyin juga disebut warga dan para tetangga cukup tertutup. "Kesibukannya kerja (karyawan) di kuliner (restoran). Berangkat pagi, pulang malam," bebernya.
Bahkan, sampai selama hampir setahun ini, Ngatijo mengaku sama sekali tidak pernah melihat atau bertemu langsung dengan Waliyin. Meski begitu, warga dan para tetangga mengaku sama sekali tidak pernah mendapati hal yang mencurigakan selama Waliyin tinggal di kos tersebut.
Aktivitas pelaku mutilasi di dalam kamar kos juga tidak ada yang mencurigakan. Selama ini, tetangga dan warga setempat juga sama sekali tidak pernah mendengar suara atau kegaduhan dari dalam kos Waliyin pelaku mutilasi Redho Tri Agustian.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Prediksi Skor Villarreal vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Amankan 3 Poin!
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
