
Alwi Husen Maolana. Diduga intimidasi kasus pemerkosaan hingga trending di Twitter.
JawaPos.com - Terdakwa kasus revenge porn Alwi Husen Maolana mengenal korban sejak SMP. Ia kemudian menjalin hubungan pacaran dengan korban saat masuk kelas tiga SMA.
Iman Zanatul Haeri, kakak dari korban mengungkapkan, pacaran yang dijalin Alwi Husen Maolana dengan adiknya hanya bertahan tiga hari saja. Pasalnya, saat pacaran, tabiat Alwi yang ambisius dan posesif mulai terkuak.
"Pelaku ini agak ambisius dan pelaku kekerasan. Jadi putus itu temen-temen adekku itu dipukulin satu satu," ujar Iman saat dihubungi JawaPos.com mengenai tabiat Husen Maolana, Minggu (2/6).
Hal itu kemudian dijadikan pelaku untuk mengancam korban. Selain itu, Iman juga menceritakan bahwa Alwi juga nekat hingga tak mau ikut Ujian Nasional untuk mempertahankan hubungannya itu.
"Menurut cerita adekku, dia dipanggil orang tua pelaku, pelaku, dan adikku," ungkapnya.
"Ternyata di situ didealkan supaya adekku itu kembali pacaran, supaya si pelaku mau sekolah, kira-kira gitu," imbuh Iman.
Setelah itu, mau tak mau akhirnya korban kembali menjalin hubungan dengan pelaku.
Kemudian, sekitar tahun 2019-2020 terjadilah pemerkosaan terhadap korban oleh Alwi. Mulanya, saat itu korban bersama pelaku selesai belajar bersama di rumah Alwi. Saat itulah korban pertama kali mengalami hal yang tak mengenakkannya.
Dalam keadaan rumah pelaku yang kosong, korban dipaksa masuk ke kamarnya dan dirudapaksa di sana. Bahkan, sebelum itu pelaku juga sempat melakukan kekerasan fisik.
"Diancam mau dibunuh, ditarik lagi sampe ke kamarnya ke atas. Dikunci, disiksa, dipukuli, diperkosa," tutur Iman.
Saat pemerkosaan itu berlangsung, Alwi sengaja melakukan perekaman. Hanya saja, saat itu dalam rekaman tersebut, dirinya pun masuk dalam kamera.
"Singkat cerita itu dijadikan ancaman untuk hubungannya tetap berlanjut. Pengen pacaran," kata Iman.
"Tapi mungkin seiring berjalannya waktu kali ya, karena tahu itu ada mukanya dia, dan dia gak berani nyebarin, akhirnya ya nggak tau dia belum puas, dia bikin strategi lain sehingga membujuk adekku untuk ke rumahnya," imbuh Iman.
Saat itulah, selang satu tahun setelah pemerkosaan yang pertama. Sekitar tahun 2021, Alwi kembali melakukan aksinya. Kali itu, ia mencekoki korban dengan minuman keras dan kembali direkam.
"Barulah dia kemudian berani menyebarkan. Memang menyebarkannya ini terbatas. Cuma ke temen-temennya aja," ungkapnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
