
Salah satu kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua.
JawaPos.com - Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono mengakui evakuasi terhadap jenazah Pratu Mitfatul Arifin belum dapat dilakukan. Ini akibat cuaca yang tidak bersahabat, dikutip dari ANTARA.
"Memang benar akibat cuaca di TKP menyebabkan jasad prajurit yang tergabung dalam Satgas Yonif R 321/GT belum dapat dilaksanakan," ujar Yudo.
Baca Juga: Ide Bisnis Sampingan dengan Modal Kecil yang Mudah Dilakukan
Karena itu, katanya, evakuasi diprioritaskan kepada prajurit yang selamat. Sejauh ini, telah dievakuasi empat prajurit yang mengalami luka tembak.
"Kondisi mereka stabil bahkan sempat memberi hormat saat bertemu mereka dan saat ini sudah berada di rumah sakit untuk mendapat penanganan medis," kata Yudo.
Baca Juga: Capai Puluhan Ribu, Legislator PSI Minta Verifikasi Ulang UMKM Surabaya
Dijelaskan, dari 36 prajurit yang melaksanakan patroli untuk pencarian terhadap pilot Susi Air Philip Max Mehrtens, seorang prajurit bernama Pratu Mitfatul Arifin gugur.
Saat melaksanakan evakuasi, pasukan diserang dan ditembaki KKB hingga menyebabkan empat orang terluka tembak serta empat prajurit lainnya belum terkonfirmasi dan masih dicari.
Baca Juga: Cak Imin Titip Pesan: Setelah Lebaran Jangan Bawa Sanak Saudara ke Jakarta
"Keterangan pers baru dapat dilakukan hari ini setelah mendapat laporan langsung dari anggota di lapangan sehingga tidak simpang siur sekaligus dapat mengevaluasi dan mengarahkan bagaimana kedepannya dalam melaksanakan operasi," kata Yudo.
Baca Juga: Sediakan Fasilitas Akses Internet Gratis di Posko Mudik
Yudo menambahkan, operasi penegakan hukum yang sebelumnya dilakukan secara soft approach dengan kondisi ini maka ditingkatkan menjadi operasi siaga tempur darat.
"Kalau di Natuna ada operasi siaga tempur laut maka disini adalah operasi siaga tempur darat sehingga naluri tempur nya terbangun. Walaupun demikian operasi teritorial tetap akan dilaksanakan tetapi ketika dihadapi seperti ini maka harus dilakukan operasi siaga tempur," pungkasnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
