Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 18 Februari 2021 | 23.24 WIB

Begini Sosok Kompol Yuni Purwanti yang Tertangkap Pesta Narkoba

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Kabar Kapolsek Astana Anyar Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi yang akrab disapa Dewi yang ditangkap propam bersama 11 anak buahnya di hotel di Bandung mengejutkan banyak pihak. Sebab, selama ini Kompol Dewi dikenal sebagai sosok polisi wanita (polwan) berprestasi, pemberantas peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba.

Seperti diberitakan Sumeks.co (Jawa Pos Group), perempuan cantik kelahiran Porong, Sidoarjo, Jawa Timur ini mengawali kariersebagai anggota di Subdit 2 Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung. Setelah tugas di Ditres Narkoba Polda Jabar, Kompol Dewi yang menguasai ilmu beladiri judo ini, dipercaya memimpin jajaran Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Bogor Kota.

Kiprah Kompol Dewi di Kota Hujan itu cukup membanggakan. Beberapa kali Kompol Dewi dan anggota Satres Narkoba Polres Bogor Kota membongkar kasus narkoba dengan barang bukti cukup besar. Setelah selesai bertugas di Polres Bogor Kota, Kompol Dewi ditarik kembali ke Ditres Narkoba Polda Jabar.

Kapolsek Astanaanyar Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi. (Istimewa)

Kapolsek Astanaanyar Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi. (Istimewa)

Tak lama kemudian, dia ditugaskan memimpin Polsek Bojoloa Kidul, jajaran Polrestabes Bandung. Video Pemusnahan Narkoba Senilai Rp1 Triliun di Mapolda Metro Jaya Saat bertugas di Polsek Bojongloa Kidul, Kompol Dewi, ibu dari dua anak itu, berhasil menyatukan beberapa ormas di Kecamatan Bojongloa Kidul untuk sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Sosok Yuni, sebagai cerminan emansipasi wanita dalam tubuh Polri memang tak berlebihan. Buktinya, hanya selang satu hari setelah dirinya dilantik pada medio September 2014 waktu itu, ia sukses mengungkap peredaran narkoba jenis sabu di wilayah Kota Bogor, Jawa Barat

Suatu hari, Yuni pernah bertikai dengan dua tersangkanya di Cianjur, dia berperan sebagai pembeli, dengan pakaian yang agak urakan, wanita ini masuk dalam lingkaran pengedar. Saat itu masih berpangkat AKP.

Kapolsek Astana Anyar Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi. (Istimewa)

Kapolsek Astana Anyar Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi. (Istimewa)

Yuni sudah menyiapkan segala sesuatunya, seperti para anggota yang disebar diberbagai titik. “Tapi tetap gue yang berhadapan. Ini kisah under cover yang dialami waktu masih di Polda Jabar,saya juga pernah bertikai dengan dua pria yang badannya besar-besar. Seperti di film-film India. Setelah jagoannya menang taklukan lawannya, polisi baru datang,” ceritanya sambil tawa berderai.

Mengapa jadi polisi? Menelisik sedikit kenapa AKP Yuni berkiprah menjadi polisi? Mungkin karena pembawaannya yang tomboy. Anak pertama dari tiga bersaudara ini, sudah dibidik sang ayah yang juga seorang perwira di Brimob untuk mencetak anaknya menjadi polisi juga.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=o3qJyT3Yjpc

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore