
KKB menyerang pos TNI di Distrik Yigi, Selasa (10/12)
JawaPos.com – Kelompok kriminal bersenjata (KKB) kembali berulah di Papua. Kemarin (30/3) mereka menembaki pegawai PT Freeport Indonesia di Distrik Kuala Kencana, Mimika. Akibatnya, 1 orang meninggal dunia dan 2 orang terluka.
Berdasar informasi yang diterima Polda Papua, insiden tersebut terjadi pukul 13.50 WIT.
”Terjadi penembakan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata terhadap tiga karyawan PT Freeport Indonesia,” ungkap Kabidhumas Polda Papua Kombes A. M. Kamal kepada Jawa Pos kemarin.
Kamal menjelaskan, korban meninggal dunia terdata atas nama Fraeme Thomas Weal. Pria 57 tahun itu merupakan warga negara Selandia Baru. Sementara itu, dua korban luka bernama Jibril M.A. Bahar dan Ucok Simanungkalit. ”Korban dievakuasi ke Klinik Kuala Kencana untuk penanganan medis,” terangnya.
Bahar, lanjut Kamal, terluka pada bagian perut dan paha sebelah kanan. Ucok terluka di bagian siku tangan kanan dan punggung. Menurut Kamal, sepuluh menit setelah tembakan diletuskan KKB, personel TNI-Polri langsung merapat ke lokasi kejadian. Mereka memburu para pelaku.
Laporan yang diterima Kamal, pengejaran dilakukan sampai ke dalam hutan di Kuala Kencana. ”Saat ini (kemarin, Red) personel gabungan TNI-Polri masih mengejar kelompok kriminal bersenjata pimpinan Joni Botak itu,” bebernya. Petugas juga sudah melakukan olah TKP.
Kamal menegaskan, penjagaan di Kuala Kencana cukup ketat. Sebab, distrik tersebut dikelola langsung oleh PT Freeport Indonesia. Isinya perkantoran dan permukiman.
Sementara itu, Kodam XVII/Cenderawasih memastikan bahwa Pegunungan Bintang sudah berada dalam penguasaan TNI-Polri. Komandan Korem 172/PWY Kolonel Infanteri J. Binsar Parluhutan Sianipar menyebutkan, pihaknya menyiagakan personel sejak pesawat milik TNI-AU ditembaki KKB di Bandara Oksibil pekan lalu. Dia tidak ingin kejadian serupa terulang. Perwira menengah TNI-AD itu menyatakan, sempat kembali terjadi kontak tembak dengan KKB di Distrik Serambakon. Namun, tidak ada korban jiwa.
Binsar memastikan bahwa wilayah Distrik Serambakon sudah dikuasai aparat keamanan.
”Anggota yang kami siagakan telah memukul mundur KKB dari Distrik Serambakon,” tegasnya. Dia menjamin tidak akan ada gangguan dari KKB. Baik terhadap masyarakat maupun aparat. ”Sehingga diharapkan penerbangan di Bandara Oksibil dapat berjalan aman seperti biasanya. Kami telah menguasai markas mereka,” kata Binsar.
”Disiagakannya pasukan TNI di Kabupaten Pegunungan Bintang diharapkan memberikan rasa aman kepada masyarakat yang akhir-akhir ini sering mendapat teror dari KKB,” tambahnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=fVpqUsPMAD8
https://www.youtube.com/watch?v=TfbKyiq7PyM
https://www.youtube.com/watch?v=__xcVbCUwGc

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
