
Gedung IPDN Gowa.
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Direktur Operasi PT Waskita Karya (Persero) Adi Wibowo. Dia bakal diperiksa sebagai saksi untuk kasus dugaan korupsi proyek pembangunan kampus IPDN di Gowa, Sulawesi Selatan.
Keterangan Adi Wibowo dibutuhkan untuk melengkapi berkas penyidikan mantan Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Setjen Kementerian Dalam Negeri, Dudy Jocom. Adapun Dudy Jocom sudah berstatus sebagai tersangka dalam kasus ini.
"Mereka akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka DJ (Dudy Jocom)," kata pelaksana tugas juru bicara KPK, Ali Fikri dikonfirmasi, Selasa (7/1).
Dalam perkara ini, KPK terus mendalami peran pihak lain yang terlibat dalam kasus korupsi pembangunan IPDN. Peran korporasi PT Adhi Karya dan PT Waskita Karya selaku penggarap proyek pembangunan Gedung IPDN juga tak luput didalami.
KPK juga telah menggeledah kantor PT Adhi Karya dan PT Waskita Karya di Jakarta beberapa waktu lalu. Dari penggeledahan itu, penyidik menyita sejumlah dokumen dan bukti elektronik.
Penyidik juga telah menyita sejumlah dokumen dari staf Keuangan dan Sumber Daya Manusia PT Waskita Karya, Setiadi Pratama dan staf PT Kakanta, Andi Sastrawan yang menjadi pelaksana lapangan proyek IPDN Gowa.
Sebagai informasi, Dudy Jocom sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan dua gedung kampus IPDN di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara. Dudi meminta agar proyek dikerjakan oleh PT Adhi Karya dan PT Waskita Karya dengan imbalan sebesar 7 persen dari nilai proyek.
Guna merealisasikan uang tersebut, Dudy diduga meminta pembuatan berita acara serah terima pekerjaan 100 persen untuk proyek pembangunan kampus IPDN Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara agar dana dapat dibayarkan. Padahal, proyek pembangunan tersebut belum rampung dikerjakan.
Kasus ini mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 21 miliar, yang dihitung dari kekurangan volume pekerjaan pada dua proyek tersebut. Rinciannya, proyek IPDN di Sulawesi Selatan sekitar Rp 11,8 miliar dan proyek IPDN di Sulawesi Utara sekitar Rp 9,3 miliar.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
