
Ilustrasi kontingen Garuda di Kongo
JawaPos.com - Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXIX-A/RDB berhasil memediasi dua kelompok suku yang bertikai. Adapun Suku Bantu dan Suku Twa di Desa Kabwela, Propinsi Tanganyika, Republik Demokratik Kongo berhasil didamaikan pada Rabu (23/1).
Komandan Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB MONUSCO Kolonel Infanteri Dwi Sasongko menerangkan, dua suku itu bertikai sejak akhir Desember lalu. Beberapa desa di sekitarnya dibakar, sehingga banyak warga meninggalkan desa untuk mencari perlindungan.
Dari pertikaian itu, 3 warga meninggal dan 5 diantaranya luka-luka. Salah satu desa yang habis dibakar oleh Suku Twa adalah Desa Kambu.
Namun prajurit Satgas TNI yang dipimpin Kapten Infanteri Agung Sedayu mempertemukan kedua pemimpin suku yang bertikai. Yaitu Ketua Suku Bantu diwakili oleh Katuta Wa Katuta (Chief of Fatuma Village), Muyemba Funkwe (Chief of Kambu Village) dan ketua Suku Twa diwakili oleh Jendral Kamuti.
"Mediasi tersebut dicapai kesepakatan damai antara kedua belah pihak dan tidak saling menyerang," jelas Dwi melalui keterangannya kepada wartawan, Kamis (24/1).
Saat berupaya mendamaikan dua kelompok itu, Dwi memerintahkan pasukannya untuk melaksanakan patroli jarak jauh dengan menggunakan kendaraan Komodo. Pada pergerakan tersebut turut serta anggota staf dari UN Civil Affair.
Diantaranya, 2 orang Comunity Liaison Assistant (CLA), 2 orang United Nation Committe of Development Policy (UNCDP) dan 3 orang dari International NGO Safety Organization (INSO).
Selain memediasi dan mendamaikan dua kelompok yang bertikai, Satgas TNI Konga XXXIX-A/RDB MONUSCO juga menggelar kegiatan Civil and Military Coordination (Cimic). "Kami melaksanakan pemeriksaan kesehatan, pemberian vitamin dan obat-obatan serta terapi psikologi bagi warga di Desa Kabwela dan Desa Fatuma," jelas Dwi.
Sementara itu, Kepala Suku Desa Kabwela menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Satgas TNI Konga XXXIX-A/RDB MONUSCO dalam upaya memediasi dan mendamaikan kedua suku yang bertikai. "Sehingga kehadiran Satgas dapat memberikan rasa aman bagi warga setempat," kata dia.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
