
Eddy Sindoro ketika hendak ditahan di Rutan KPK Pomdam Jaya Guntur, Jumat, 12 Oktober 2018. KPK meminta Imigrasi melakukan penyelidikan terkait salah seorang pegawainya, yang diduga membantu palarian Eddy.
JawaPos.com - KPK meminta pihak Imigrasi bisa menindaklanjuti secara internal, terkait dugaan keterlibatan pegawainya dalam kasus Eddy Sindoro. KPK menduga ada upaya perbuatan merintangi penyidikan terhadap Eddy.
Hal tersebut sebagaimana dakwaan KPK pada Advokat Lucas. Lucas diketahui ikut membantu pelarian Eddy dari jerat hukum KPK.
Belakangan diketahui jika Lucas tak bekerja sendirian. Dia diduga dibantu pegawai imigrasi bernama Andi Sofyar.
Masih dalam dakwaan Lucas, disebutkan jika Andi menerima uang senilai Rp 30 juta dan telepon seluler (ponsel) Samsung A6. Itu sebagai imbalan lantaran berhasil membantu Eddy kabur ke negara lain.
"Setelah kami bacakan dakwaan, mestinya memang itu ditindaklanjuti secara internal .Tapi tentu saja perlu dipisahkan dari proses penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh KPK," ucap juru bicara KPK Febri Diansyah pada awak media, Jumat (9/11).
Menurut Febri, Imigrasi bisa berkoordinasi dengan KPK jika membutuhkan informasi soal dugaan keterlibatan pegawainya di kasus ini. Nantinya, KPK akan mempertimbangkan informasi yang bisa diberikan.
"Kalau nanti dibutuhkan data bisa diminta ke KPK dengan koordinasi lebih lanjut. Nanti tim akan mempertimbangkan sejauh mana informasi dan data bisa diberikan," imbuhnya.
Di sisi lain, mantan aktivis ICW ini juga menambahkan agar rencana pemeriksaan internal yang mungkin akan dilakukan pihak Imigrasi, bisa dilakukan setelah para saksi memberikan keterangan di Pengadilan.
"Kita perlu sama-sama menjaga agar proses hukum yang sedang berjalan di Pengadilan Tipikor tidak terganggu," pungkasnya.
Sekadar informasi, seorang pegawai Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta bernama Andi Sofyar disebut membantu serta menerima duit sebagai imbalan dari pelarian Eddy. Namun Ditjen Imigrasi menyebut pegawainya itu tidak terlibat langsung.
"Tidak terlibat langsung kasusnya," ujar Kabag Humas Ditjen Imigrasi Theodorus Simarmata, Rabu (7/11).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UEFA Nations League: Siapa Paling Kuat?

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022