
Eggi Sudjana meminta Andi Arief mempertanggungjawabkan ucapannya. Bahkan dia menawarkan diri menjadi lawyer jika Andi merasa terancam.
JawaPos.com - Cuitan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Andi Arief yang menuding Sandiaga Salahuddin Uno memberikan mahar Rp 500 miliar kepada Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) masih ramai diperdebatkan. Sebab sampai saat ini tak kunjung ada pembuktian dari tuduhan tersebut.
Menanggapi hal itu, politikus PAN Eggi Sudjana meminta Andi mempertanggungjawabkan ucapannya. Jika tidak, maka tudingan itu hanya sebatas fitnah belaka.
"Itu pertanggungjawaban Andi. Berani ngomong, (harusnya) berani tanggung jawab. Kan ini bisa menjadi fitnah karena dari segi Sandi udah membantah," ujar Eggi di Museum Kebangkitan Nasional, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (24/8).
"Nggak tahu fitnah nggaknya, karena si Andi tidak membeberkan lebih jauh siapa, di mana, buktinya apa, kan harus jelas. Kalau uang, apa ada tanda terima? Atau ada suara telepon rekaman? Ada petunjuk paling nggak, nggak boleh ngomong sembarang sob," sambungnya.
Sementara itu adanya ancaman yang membuat Andi tidak buka suara dianggap tidak relevan. Seharusnya demi sebuah kebenaran tidak ada yang perlu Andi takuti. Bahkan Eggi siap menjadi kuasa hukum koleganya itu jika memang dibutuhkan.
"Kenapa? Payah dong! Mestinya nggak ada yang ditakuti selain Allah. Kalau Andi tunduk kepada yang mengancam, Andi payah saya bilang. Jangan takut gitu loh, kalau perlu saya lawyer-nya Andi, kalau dia berani ungkap itu," tegasnya.
Di sisi lain Eggi memastikan pihak Sandi tidak ingin mempersoalkan tudingan itu lebih jauh. Bahkan ketika ia menawarkan diri membantu menyelesaikan masalah itu ke jalur hukum, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menolak.
"Bagaimana saya pernah ngomong sama Sandi, 'Gimana bang saya turun sebagai kuasa hukum?'. Kata Sandi 'Jangan lah bang udah redup, udah ini (selesai)'," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
