
Ilustrasi: Gedung MK
JawaPos.com - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Oesman Sapta Odang (OSO) melontarkan kata 'MK itu goblok' yang merendahkan marwah lembaga konstitusi. Pernyataan itu mendapat kecaman langsung dari lembaga konstitusi.
Pakar hukum dari Universitas Trisakti, Abdul Fikchar Hadjar menilai pernyataan Ketua Umum Partai Hanura merupakan bentuk penghinaan kepada lembaga peradilan.
"Pernyataan itu sudah dapat dispesifikasi sebagai contempt of court (penghinaan terhadap peradilan)," kata Fikchar kepada JawaPos.com, Rabu (1/8).
Menurut Fikchar, bentuk penghinaan yang disampaikan OSO dapat dilaporkan sebagai pelanggaran pidana, karena telah mencederai hakim konstitusi.
"Tapi Undang-Undang atau aturan RKUHP belum disahkan, namun pernyataan OSO bisa dilaksanakan," ucap Fikchar.
Sebagai perwakilan rakyat, kata Fikchar, seharusnya OSO tidak melontarkan kata yang kurang mendidik untuk masyarakat. Apabila ada berselisih pendapat, maka disampaikan melalui mekanisme yang beradab.
"Tapi itulah cermin dari kualitas elit politik kita, ironis dan memerintahkan," tuturnya
Oleh karena itu, dengan dilayangkannya surat tertulis seharusnya OSO cepat untuk meminta maaf kepada MK. "Cepat menyadari kesalahannya dan minta maaf," pungkas Fikchar.
Sebelumnya, MK geram dengan pernyataan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Oesman Sapta Odang (OSO) yang menyebut 'MK itu goblok'. Pernyataan itu disampaikan OSO dalam program berita di salah satu stasiun televisi swasta dengan tema polemik larangan calon anggota legislatif DPD dari Parpol.
Atas pernyataan tersebut, Sekjen MK Guntur Hamzah menyatakan telah melayangkan pernyataan tertulis kepada Ketua Umum Partai Hanura tersebut.
"Surat keberatan berdasarkan Rapat Permusyawaratan Hakim (RPH) pada 30 Juli. Langkah ini kami ambil setelah mendengar rekaman secara utuh," ujar Guntur di gedung MK, Jakarta Pusat, Selasa (31/7).

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
