
Ilustrasi: Polisi menggagalkan penyelundupan 99 kilogram sabu dari Malaysia
JawaPos.com - Sebanyak 99 klogram sabu dan 20 ribu butir happyfive gagal diselundupkan ke Aceh. Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri dan Bea Cukai berhasil menyita barang haram yang berasal dari dari Hongkong dan Myanmar tersebut.
"Ini jaringan internasional Penang Malaysia-Batam-Aceh," kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Daniyanto, Minggu (10/6).
Pengungkapan bermula ketika tim satgas NIC mengendus pergerakan adanya sabu yang akan diselundupkan ke Batam pada 30 Mei lalu. Tiga orang tersangka diamankan dengan barang bukti 8 kg di Tanjung Pinang, Batam.
Di lokasi kedua, pada 3 Juni, sindikat dari Penang Malaysia ini diamankan di perairan Rayeek Aceh Timur dengan barang bukti 11 kg sabu. Ada tiga orang tersangka yang diamankan. Para pelaku sempat membuang barang bukti tersebut ke laut namun berhasil diselamatkan oleh petugas.
Dari hasil pengembangan, pada 4 Juni, petugas kembali mengamankan satu tersangka dengan barang bukti 30 kg sabu dan 20.000 pil Happy Five di Aceh Timur.
Kemudian di lokasi terkahir pada Jumat kemarin, 8 Juni tim kembali mengamankan barang bukti 50 kg di perairan Aceh Timur. Dua orang tersangka diamankan. "Ini akan terus kita kembangkan. Masih dalam pendalaman," tambah Eko.
Dia menerangkan, barang-barang haram tersebut berasal dari Hongkong dan Myanmar. "Pasokan terbesar sabu dari Myanmar. Packagingnya dari Hongkong dan Myanmar," imbuhnya.
Sindikat ini pun ternyata sudah beroperasi selama satu tahun. "Selama setahun sudah berulang kali menyelundupkan dan baru kali ini terungkap," imbuhnya.
Kata Eko, pihaknya masih melakukan pengembangan terhadap donatur, yang diduga ada di Medan dan Aceh. "Pengendali ada di Lapas Tanjung Pinang, Batam. Tidak menutup kemungkinan beberapa hari lagi kita akan tangkap pemilik modal atau bandar," tegasnya.
Sementara itu, narkoba jenis sabu tersebut kabarnya akan dipasarkan ke Medan, Jambi, Palembang, dan terutama Jakarta karena pengguna paling banyak di Pulau Jawa. Untuk itu, Eko sudah memerintahkan kepada anak buahnya melakukan patroli di setiap perbatasan.
"Saya perintahkan dir untuk Medan, Lampung, Palembang, Malang lakukan razia termasuk mobil-mobil dan truk," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
