Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 14 April 2018 | 21.10 WIB

Berkenalan di Facebook, 89 Wanita Malah Diperas Karena Video dan Foto

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo - Image

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo

JawaPos.com - Puluhan wanita jadi korban para tersangka kasus pemerasan dan mengancam menyebarkan foto dan video tanpa busana. Berawal dari berkenalan di media sosial seperti Facebook, Instagram, dan lainnya 89 wanita tersebut berhasil ditipu.


Para tersangka yang merupakan narapidana lapas Jelekong Kabupaten Bandung itu melakukan aksinya kepada puluhan wanita di Indonesia menggunakan akun dan identitas palsu. Kemudian mengaku berprofesi sebagai Pelayaran atau Pertamina.


Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Hendro Pandowo menyebut tiga tersangka yakni berinisial ID alias Mencos, JN alias Ijam, dan AF alias Ape menyimpan video atau foto dari pada korban untuk melakukan pemerasan sejumlah uang.


"Setelah pemeriksaan ternyata pemerasan itu menggunakan modus bahwa para pelaku menyimpan foto maupun video tanpa busana dari korbannya," kata Hendro di Bandung, Jumat (13/4).


Jadi, setelah dilakukan pemeriksaan pihak Polrestabes Bandung hasilnya video yang berhasil disita terseimpan sebanyak 89 foto dan video. Dokumen (foto/video) tersebut memperlihatkan puluhan korban wanita dari seluruh Indonesia. "Korbannya dari berbagai Provinsi baik Surabaya, Kediri, Bandung bahkan ada yang di luar negeri Saudi Arabia," sebutnya.


Ketiga tersangka tersebut, berhasil melicinkan aksinya dengan modus yang sama. Karena ketiganya saling bekerja sama untuk menguras uang dari korban. "Pemeriksaan penyidik menyimpulkan modus operandinya sama para pelaku selalu mencari pertemanan di FB atau Instagram. Terutama wanita, tidak melihat profesinya atau usianya," ungkapnya.


Setelah berhasil menjalin hubungan pertemanan dengan identitas palsu, sekaligus dengan sengaja memasang foto yang bisa menarik para wanita seperti foto-foto yang muda, ganteng, berprofesi, menarik, dan pastinya dengan profesi yang menjanjikan yakni Pertamina pelayaran.


Pelaku dan korban sudah saling kenal dan dekat, sehingga komunikasi keduanya beralih menggunakan whatsapp. Bukan hanya sekedar berbincang melainkan berani meminta korban untuk melakukan atau mengirim foto dan video tanpa busana. Dengan iming-iming akan menjadi teman hidupnya.


"Karena sudah dekat modus, dia meminta message sex by phone kemudian berlanjut kepada video call, dengan tanpa busana," ujarnya.


Tindakan para korban itu tanpa disadari bahwa tersangka telah merekam setiap foto atau video tanpa busana itu. Karena hal tersebut sudah direncanakan untuk melakukan pemerasan kepada korban. "Setelah punya senjata rekaman kemudian pelaku meminta sejumlah uang kepada korban," tuturnya.


Pada akhirnya korban bersedia mentranfer sejuanlah uang karena sebelumnya diancam akan menyebarkan foto dan video itu kepada saudara, teman, bahkan dipublikasi di media sosial. Alhasil korban takut dan tertekan, sehingga bersedia mentranfer uang kepada pelaku.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore