
Juru bicara KPK Febri Diansyah
JawaPos.com - Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, belum ada nama baru yang disodorkan terdakwa Setya Novanto dalam perkara kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP yang melilitnya. Padahal beberapa waktu lalu, mantan Ketua Umum Partai Golkar tersebut telah mengajukan diri sebagai justice collabolator.
Dalam sidang lanjutan perkara yang membuatnya jadi pesakitan, pada Senin (5/2) lalu, Setya Novanto sempat membawa ‘buku hitam’ yang di dalamnya diduga terdapat nama-nama orang yang diduuga terlibat dan akan dibongkar Novanto. Namun hingga saat ini, suami Deisti Astriani Tagor tersebut belum memberikan buku misteri tersebut kepada penyidik lembaga antirasuah.
Terkait ‘buku hitam’ tersebut, Febri mengimbau kepada Novanto, jika memang memiliki informasi berharga perihal nama yang memang ditulis di buku tersebut, maka mantan Ketua DPR tersebut diminta segara menyampaikan pada saat proses penyidikan atau persidangan.
"Informasi tersebut baru akan berharga kalau ketika disampaikan di proses persidangan atau dalam proses penyidikan," ujarnya di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (13/2).
Hal ini dilakukan, agar masyarakat tidak terjebak dengan istilah 'buku hitam' yang memgumbar sensasi, namun tidak memiliki kekuatan hukum.
"Proses yang pro justicia tentu kami akan melakukan kroscek dan melihat kesesuaian dengan bukti-bukti yang lain," tuturnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Ketua KPK Saut Situmorang. Menurutnya, meskipun nantinya ada penyebutan nama, namun tetap perlu dikonfirmasi terlebih dahulu.
"Semua nama yang disebut-sebut dalam persidangan tentu oleh penyidik akan dikembangkan dikroscek lebih lanjut," jelasnya.
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku telah menerima pengajuan justice collabolator (JC). "KPK telah menerima pengajuan JC dari terdakwa SN hari ini," jelas Juru Bicara KPK Febri Diansyah pada Rabu (10/01). Atas pengajuan JC dari Novanto, KPK akan mempertimbangkannya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
