
Ilustrasi Gedung Allianz
JawaPos.com - Juru bicara Allianz, Adrian DW mengatakan, pihaknya menghargai proses hukum yang sedang berjalan di Polda Metro Jaya, nanum, dirinya menemukan beberapa kejanggalan saat memproses klaim asuransi yang berujung pada pelaporan polisi.
“Oleh karena itu, kami meminta klarifikasi lanjutan untuk membuat keputusan yang tepat,” kata Adrian melalui keterangan tertulisnya yang diterima JawaPos.com, Selasa (3/10).
Adrian menjelaskan bahwa kejanggalan yang dimaksud berupa sejumlah klaim yang diajukan oleh pemegang polis yang sama berberapa kali, dalam jangka waktu yang reletif singkat untuk penyakit yang sama.
“Sejatinya Allianz hanya menerapkan perinsip kehati-hatian dalam meminta salinan dari rekam medis untuk memastikan keadaan si tertanggung sebelum membuat keputusan, apakah klaim dapat dibayarkan berdasarkan polis,” jelas Adrian.
Sementara itu, mantan ketua Dewan Asuransi Indonesia, Hotbonar Sinaga mengatakan, bahwa wajar bagi perusahaan asuransi di Indonesia untuk meminta pasien memberikan informasi tambahan mengenai rekam medis pada saat klaim diajukan.
"Selama itu ada di dalam batasan syarat dan ketentuan yang tertuang dalam polis asuransi, saya pikir wajar saja,” ujar Hotbonar.
Hotbonar sendiri setuju bahwa kasus ini berpotensi membawa masalah baru dalam hal proses pengajuan klaim. “Terbukti banyak manajer senior di beberapa perusahaan asuransi sudah mulai resah," imbuhnya.
Seperti yang telah dilansir sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan, bahwa saat ini sebagai regulator, pihaknya sedang menunggu proses hukum yang sedang berjalan.
"Setelah itu baru kami evaluasi apa yang harus dilakukan," ujar Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non-Bank, Riswinandi.
Dia menjelaskan, saat ini sebagai regulator, OJK sedang menunggu proses hukum yang sedang berjalan. "Setelah itu baru kami evaluasi apa yang harus dilakukan," ujar dia.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
