Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 20 September 2017 | 23.09 WIB

BNN: Rehabilitasi Pecandu Narkoba Belum Mencapai Target

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Rehabilitasi terhadap masyarakat pengguna narkoba belum mencapai target. Berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN) pada tahun ini saja baru mencapai 16.000 orang. Hal itu diungkapkan Direktur Pasca Rehabilitasi BNN Brigjen Pol Budiyono.


"Intinya kita merehab setiap tahun, tahun 2017 targetnya 30 ribu orang, tapi sampai sekarang baru mencapai sekitar 60 persen, sekitar 16.000 orang," kata Brigjen Pol Budiyono di Kantor BNN, Jalan MT. Haryono, Jakarta Timur, Rabu (20/9).


Budiyono menjelaskan, diketahui saat ini banyak pencadu narkoba di lingkungan masyarakat, tetapi enggan melakukan rehabilitasi karena alasan muncul stigma negatif. Di sisi lain, masyarakat takut menghadapi petugas.


Budiyono beranggapan, kalau masyarakat melapor terkait mengkonsumsi narkoba, itu akan jadi bahan ejekan di lingkungannya.


"Ada yang merasa kalau lapor itu aib, ada juga persepsi, kalau lapor takut ditangkap. Padahal sudah dijamin undang-undang, kalau pecandu itu adalah korban, yang akan kita tolong," jelasnya.


Oleh sebab itu, ia meminta agar masyarakat tidak takut untuk melaporkan apabila ada keluarganya mengkonsumsi barang haram narkotika dan sejenisnya.


"Pecandu segera melapor, minta untuk direhab itu gratis. Kalau sudah semua di rehab permintaan narkoba yang tinggi akan rendah," pungkasnya.


Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore