
Kapolri Jenderal Tito Karnavian.
JawaPos.com - Kelompok buzzer Saracen yang memproduksi ujaran provokatif dan melanggar Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), sampai saat ini terus di kembangkan aparat kepolisian untuk mencari siapa saja orang yang terlibat di dalamnya.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyatakan, pihaknya sudah memberikan instruksi untuk terus mengembangkan kasus tersebut, lantaran diduga dapat membuat perpecahan di tengah masyarakat.
"Pasti akan kita kembangkan. Saya sudah instruksikan, nggak boleh adanya pembuatan hoax, termasuk konten yang negatif, provokatif dan melanggar Undang-undang ITE. Karena itu akan membuat perpecahan di masyarakat," kata Tito di Kompleks Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (5/9).
Tito dalam hal ini, sudah menugaskan jajarannya untuk dapat meringkus siapa saja orang yang terlibat dan juga memesan ujaran kebencian melalui kelompok bazer Saracen.
Menurutnya, karena para pelaku memainkan hal itu menggunakan cyber space, maka dalam hal ini jajaran polri juga melacak melalui cyber space, tidak turun langsung ke lapangan.
Bahkan, Tito menduga terdapat pejabat negara yang juga mendanai kelompok bazer Saracen untuk kepentingan pribadi.
"Dia sudah eksis sewaktu Pilpres. Pilkada Gubernur juga grup ini sudah aktif," jelasnya.
Lebih lanjut, Tito mengungkapkan siapapun kelompok masyarakat sekalipun itu pejabat negara yang mempunyai kepentingan pribadi di kelompok bazer Saracen, akan tetap diproses hukum.
"Yang jelas kalau ada fakta hukum keterlibatan UU ITE, siapapun pasti diproses," tandasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
