
Terdakwa kasus dugaan pemberian keterangan palsu dalam sidang kasus KTP Elektronik Miryam S Haryani menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (4/9).
JawaPos.com - Miryam S Haryani selaku terdakwa kasus keterangan palsu mendorong jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menetapkan Farhat Abbas sebagai tersangka. Pasalnya dia menilai kesaksian dari Farhat juga palsu.
Hal ini diucapkan Miryam ketika Farhat dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (4/9). "Mohon kepada Pak Jaksa, sampaikan ke KPK jadikan Pak Farhat jadi tersangka sama seperti saya," kata Miryam.
Apa yang diucapkan Miryam itu sempat mengundang gelak tawa pengunjung sidang. Bahkan Farhat yang saat itu duduk di kursi saksi juga tertawa mendengar permintaan politisi Partai Hanura.
Sengaja Miryam mengatakan demikian karena merasa keterangan yang disampaikan Farhat tidak sesuai fakta. Dia beranggapan, Farhat dapat dikategorikan sebagai saksi yang memberikan keterangan tidak benar di persidangan.
Atas hal itu Farhat kemudian meminta kepada majelis hakim untuk menanggapi pernyataan Miryam. "Ibu bicara semudah Ibu cabut keterangan di persidangan," kata Farhat.
Farhat kemudian menguji kejujuran Miryam dengan melontarkan sebuah pertanyaan kepada Miryam. "Coba saya tanya, dalam sebulan ini Ibu pernah tagih uang ke kantor kami apa enggak?" ucap Farhat.
Miryam kemudian menjawab bahwa dia memang pernah menagih uang. Farhat kemudian membalas jawaban Miryam. "Nah, masa itu jujur, yang di sini enggak jujur?" timpal Farhat seraya tertawa.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
