
Polisi menunjukkan barang bukti ganja.
JawaPos.com - Jajaran Ditresnarkoba Polda Metro Jaya membongkar peredaran narkotika jenis ganja seberat 225 kilogram. Jaringan Medan-Aceh yang masuk melalui Riau itu berhasil digagalkan polisi. Pera pelaku rencananya akan mengedarkan ke Jakarta dan Bogor.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menyebut bila dalam pengungkapan mereka menangkap dua orang pelaku yakni, SM dan HSB. Untuk HSB harus ditembak mati lantaran melawan petugas dengan cara merebut senjata petugas saat diamankan.
"Di perjalanan HSB berusaha untuk merebut senjata petugas. Kemudian kami berikan tindakan tegas. Lalu dibawa ke rumah sakit dan dalam perjalanan meninggal dunia," ucap dia ketika merilis kasus ini di RS Polri, Jakarta Timur, Rabu (30/8).
Lanjut dia menerangkan, ganja itu dibawa melalui jalur darat dengan menggunakan truk tronton. Modus pelaku dengan mengklamufase bungkusan ganja dengan paket kiriman sandal jepit.
"Pelaku melakukan kamuflase melalui ekspedisi barang harian berupa sandal jepit. Ganja itu berada di bawah dan tengah truk," ucap Diresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Suwondo Nainggolan yang ada di samping Argo.
Jaringan ini kata dia dikendalikan oleh narapidana di balik lembaga pemasyarakatan. Namun, polisi masih merahasiakan oknum yang bermain di balik jeruji besi tersebut. "Kami belum bisa sebutkan, karena menyangkut kegiatan yang lain," ucap Suwondo.
Sementara itu, polisi masih belum bisa menangkap lima orang tersangka yang terlibat dalam peredaran barang haram ini. Mereka adalah, Parlin, Pak Cik, Heri, Yahmu dan Budi.
Pada kelima orang itu, aparat sudah menerbitkan surat Daftar Pencarian Orang (DPO) untuk mencari orang tersebut. "DPO ada Parlin, Pak Cik, Heri, Yahmu dan Budi," tambahnya.
Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya SM disangkakan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) subsidair Pasal 111 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat lebih subsidair Pasal 115 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
