
Ilustrasi
JawaPos.com - Tim Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri terus mengembangkan kasus 1,2 juta pil ekstasi yang terungkap di Tangerang, Banten. Barang haram ini berasa dari Belanda dan dikendalikan Aseng yang kini ada di Lapas Nusakambangan.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Daniyanto menerangkan, saat ini pihaknya tengah memeriksa Aseng do Lapas Nusakambangan. Pemeriksaan langsung dilaksanakan setelah Dirjen Pemasyarakatan memberikan izin kepada Bareskrim.
"Surat kita ke Dirjen Pas Menkumham disetujui untuk melakukan pemeriksaan tersangka Aseng," kata dia, Jumat (4/8). "Saat ini tim penyidik sudah tiba di LP Nusakambangan dan pemeriksaan tengah berlangsung," sambung Eko.
Tidak hanya itu, penyidik juga berencana membawa Aseng ke Jakarta guna mendapat penjelasan lebih lanjut. "Rencana akan kami bawa ke Jakarta," tambah dia.
Diketahui, meski ada di penjara, Aseng tetap bisa melakukan aksinya yang diduga merupakan jaringan narkotika internasional. Aksi bandar besar Narkoba itu terungkap setelah Satuan Tugas Narkoba Bareskrim Polri menggagalkan penyelundupan 120 bungkus narkotika jenis ekstasi dari Belanda oleh sindikat jaringan Eropa.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
