
Ilustrasi barang bukti suap KPK
JawaPos.com - Bupati (nonaktif) Sabu Raijua Marthen Dira Tome (MDT) baru saja divonis bersalah dalam kasus korupsi dana pendidikan luar sekolah (PLS) pada 2007. Pengadilan Tipikor Surabaya menjatuhkan vonis tiga tahun penjara kepada Marthen atas kasus yang menjeratnya itu.
Kasus yang menjerat Marthen menambah panjang daftar kepala daerah yang terjerat korupsi dan menjadi pasien Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Lantas, siapa sajakah kepala daerah yang terlibat kasus rasuah sepanjang 2016 hingga pertengahan 2017 ini?
1. Bupati Subang Ojang Suhandi
KPK menangkap Ojang Suhandi pada 11 April 2016 lalu. Dia tertangkap karena memberikan suap sebesar Rp 200 juta kepada jaksa penuntut umum (JPU) pada Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Devianto Rochaeni dan Fahri Nurmallo.
Suap diberikan untuk mengamankan Ojang dari perkara korupsi penyalahgunaan anggaran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) tahun 2014. Kasus ini ditangani Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.
Dalam pengembangannya, Ojang juga dijerat sebagai tersangka penerimaan gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Pada Januari 2017 lalu, Ojang divonis bersalah dan dijatuhi hukuman penjara selama delapan tahun.
2. Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian
KPK menangkap Yan Anton dan istrinya pada 4 September 2016 saat tengah menggelar syukuran pergi haji di rumahnya. Yan Anton diduga menerima suap sebesar Rp 1 miliar dari pengusaha bernama Zulfikar terkait ijon proyek di Dinas Pendidikan Banyuasin. Atas perbuatannya, Yan dijatuhi hukuman enam tahun penjara pada Maret 2017 lalu.
3. Wali Kota Madiun Bambang Irianto
Bambang ditetapkan sebagai tersangka pada Oktober 2016. Dia diduga secara langsung dan tidak langsung sengaja dan turut serta dalam pemborongan, pengadaan, dan penyewaan proyek multiyear sejak 2009 sampai 2012.
Saat itu, dia menjabat Wali Kota Madiun periode 2009-2014. Saat ini, Bambang masih menjalani sidang perkaranya di PN Tipikor Surabaya, Jawa Timur. Dia didakwa melakukan korupsi sebesar Rp 59 miliar
4. Bupati Buton Samsu Umar Abdul Samiun
KPK menetapkan Samsu Umar sebagai tersangka pemberi suap terkait sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK) pada 2011. Saat ini, Samsu Umar masih menjalani sidang sebagai terdakwa di Pengadilan Tipikor Jakarta. JPU KPK mendakwa Samsu Umar telah menyuap mantan Ketua MK, M Akil Mochtar sebesar Rp 1 miliar.
5. Bupati Sabu Raijua Marthen Dira Tome

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
