
Ilustrasi
JawaPos.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkap bahwa pelaku pembacokan pakar IT, Hermansyah sempat ketakutan dalam pelariannya ke Bandung, Jawa Barat. Sebab, tindakan tersebut berkembang menjadi isu politik.
"Berkembang isu macem-macem motifnya. Sampai motif politik dan lain-lain, para pelaku ketakutan sendiri," ujar Tito saat rapat dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/7).
Karena ketakutan itu lah, para pelaku yang bernama Laurens Paliyama (31) dan Edwin Hitipeuw (37), mencari keluarganya yang memiliki akses di kepolisian dan berencana menyerahkan diri. "Untung dari Polda Metro ada yang mengenal kepada keluarganya dan kemudian mereka dilakukan penangkapan," imbuhnya.
Kasus pembacokan Hermansyah menurutnya, bermula dari aksi saling serempet dan senggol. Akhirnya mereka kejar-kejaran. Setelah itu, para pelaku menghentikan mobil yang dikendarai Hermansyah. "Kemudian terjadi kasus penganiayaan, pembacokan," jelas mantan Kapolda Metro Jaya itu.
Apabila tidak percaya bahwa kasus tersebut murni kriminal, kata Tito bisa diuji di Pengadilan.
"Prinsip era keterbukan nanti juga di pengadilan. Tidak bisa ada yang menseting di pengadilan. Karena mereka bukan aktor, pengadilan kita bisa dimonitor media," pungkasnya. (dna/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
