Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 2 Juli 2017 | 13.05 WIB

Habis Nyabu, Dukun Cabul Gituin si Nenek Sampai Itunya Robek

ilustrasi dukun sedang memegang keris - Image

ilustrasi dukun sedang memegang keris

JawaPos.com - Dukun pengobatan dan spesialis pembesar alat vital pria berinisial WN harus berurusan dengan polisi karena kebiasaannya sudah berlawanan dengan hukum.



Dukun berusia 45 tahun itu, tinggal di Kecamatan Mesuji, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel).



WN yang keseharianya berpraktik di rumah itu diduga telah melakukan pencabulan. Korbannya, yakni seorang nenek berinisial S, yang sudah berumur 85 tahun.



Kejadiannya di rumah tersangka, 24 Juni lalu. Sebelum melakukan pencabulan itu, korban yang merupakan warga Mesuji, sempat dicekoki narkoba jenis sabu-sabu.



Sebelum kejadian, tersangka yang diketahui pernah sekolah kesehatan itu menjemput korban di rumahnya. 



Korban memang sempat mengeluh sakit asam uratnya. Dia mau berobat kepada tersangka.



Tiba di rumah tersangka, bukannya diobati, korban dipaksa menghirup asap sabu dari dalam botol yang sudah dipersiapkannya. Diduga, korban diajak tersangka nyabu.



Setelah itu, dalam kondisi setengah sadar, tersangka pun melancarkan tindakan asusilanya. Perbuatan itu dilakukan tersangka sambil menempelkan keris ke leher korban.



Puas dengan tindakan bejatnya, korban yang dalam kondisi di bawah pengaruh sabu-sabu disuruh pulang dengan berjalan kaki.



Usai menyadari kejadian yang dialaminya, korban lalu melapor ke Polsek Mesuji. Berbekal pengaduan itulah, jajaran Polsek dipimpin langsung Kapolsek AKP Darmanson SH menangkap tersangka.



Penangkapan berlangsung Jumat (30/6) malam, di rumah tersangka. Dalam penggeledahan, disita juga keris, alat isap sabu (bonk), pireks, dan korek api serta sabu dalam kantong plastik kecil.



“Tersangka akan dijerat pasal 289 KUHP tentang pencabulan,” ujar Darmanson seperti dilansir Sumatera Ekspres (Jawa Pos Group) hari ini.



Saat ini, pihaknya masih memeriksa tersangka. Salah satunya untuk menggali motif tersangka mencabuli korban. 



“Apalagi, korbannya nenek-nenek,” cetus Kapolsek. Informasinya, masih ada korban lain dan itu yang sedang diselidiki petugas.



Dari hasil pemeriksaan medis, korban mengalami trauma fisik. Ada luka robek pada dubur korban. 

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore