Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 Mei 2017 | 04.18 WIB

Jelang Puasa, Narkoba Rp 20 Miliar Dimusnahkan

Barang bukti miras dan narkoba yang dimusnahkan di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (24/5). - Image

Barang bukti miras dan narkoba yang dimusnahkan di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (24/5).

JawaPos.com-Polrestabes Surabaya dan BNN Provinsi Jatim memusnahkan narkoba senilai Rp 20 miliar, Rabu (24/5). Selain narkoba, sebanyak 10.052 botol minuman keras ilegal dan oplosan juga dimusnahkan.


Pemusnahan barang bukti itu untuk menjaga agar bulan suci Ramadan berlangsung kondusif. Total, ada 17,843 kg sabu-sabu, 11.719 butir pil ekstasi, 867,91 gram ganja dan 1.218 butir pil happy yang dihancurkan oleh petugas. 

Kapolrestabes Surabaya Kombespol M.Iqbal, bersama Kepala BNN Provinsi Jatim Brigjen Pol Fathur Rohman dan Kepala BNN Kota AKBP Suparti, bersama-sama menyaksikan pemusnahan barang bukti itu. “Narkoba senilai Rp 20 miliar ini adalah hasil operasi selama dua minggu, '' kata Iqbal kepada wartawan di Surabaya.


Menurutnya, keberhasilan pengungkapan kasus narkotika dan miras, tidak terlepas dari peran serta masyarakat. Banyak dari mereka yang memberikan informasi penting kepada petugas dalam pengungkapan kasus.


Operasi pemberantasan narkoba dan miras sendiri diselenggarakan tiap Polsek. Setelah dikumpulkan, semua barang haram tersebut dilhancurkan dengan menggunakan alat berat yang biasa dipakai untuk mengaspal jalan.


Untuk memusnahkan sabu-sabu dan ganja, petugas menggunakan mesin incenerator. “Dengan pemusnahan minuman keras ilegal serta narkoba, diharapkan bisa menekan kejahatan jalanan selama puasa nanti," tambah alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1991 tersebut.


Di tempat yang sama, Kepala BNNK Surabaya AKBP Suparti mengatakan, bahwa pihaknya tetap akan menekan angka peredaran narkoba di Kota Pahlawan. Sebab menurutnya, selama ini pengaruh narkoba memang bisa berdampak pada kejahatan. "Tidak sedikit pelaku kejahatan yang juga mengkonsumsi narkoba," tukasnya.


Mantan Kassubaghumas Polrestabes Surabaya itu menuturkan, razia rutin akan tetap digelar untuk menciptakan situasi kondusif. Waktu dan tempatnya random. Yang jelas, lembaga anti madat tersebut berkomitmen agar peredaran narkoba bisa ditekan. Terutama para pengedar yang mengancam generasi muda. (did/JPG)

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore