
Ilustrasi
JawaPos.com - Bendahara Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI), Luthfie Hakim mengeluhkan sikap Bareskrim Polri yang menahan buku tabungan mereka. Hal ini berkaitan dengan kasus dugaan aliran dana GNPF terhadap kelompok radikal Negara Islam Irak dan Syria (ISIS).
Menurut Luthfie, sudah sebulan lebih buku tabungan yang khusus menampung dana dari umat untuk umat itu ditahan Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri. "Alasannya karena masuk dalam pokok perkara," kata dia di Masjid Al Ittihad, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (16/4).
Bahkan dia mengaku telah menghubungi Kapolri Jenderal Tito Karnavian menanyakan perihal pengembalian buku tabungan itu. "Saya sudah menghubungi pucuk tertinggi di kepolisian. Dan jawabannya dia mengiyakan, tapi entah kenapa di penyidik belum mengeluarkan," sambung dia.
Lanjutnya menerangkan, akibat penyitaan buku tabungan itu, GNPF-MUI tidak bisa berbuat apa-apa. Sehingga untuk kegiatan aksi, GNPF tak bisa menyalurkan dana. "Aksi 313 saja kami tidak ada," katanya.
Dia lantas memerinci bahwa uang yang ada di buku tabungan itu berkisar di angka Rp 3 miliar lebih.
Selain memohon kepada penyidik Bareskrim agar buku tabungan itu dikembalikan, GNPF kata dia sudah meminta kepada pihak bank agar membukakan rekening baru. Akan tetapi bank tidak berani.
"Katanya takut diproses pihak kepolisian. Kami sudah berusaha maksimal, Senin (17/4), kami akan tanyakan lagi ke Bareskrim," ucapnya. (elf/JPG)

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
