Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 14 Februari 2017 | 00.21 WIB

Intelektual NU Ini Kritik Fatwa MUI, Katanya...

Intelektual Muda Nahdlatul Ulama, Zuhairi Misrawi - Image

Intelektual Muda Nahdlatul Ulama, Zuhairi Misrawi


JawaPos.com - Intelektual muda Nahdlatul Ulama (NU), Zuhairi Miswari mengkritisi fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait kasus penistaan agama yang menjerat Basuki Tjahaja Purnama.


Gus Mis-sapaannya- menegaskan, di Mesir, ulama setempat membolehkan pemimpinnya berasal dari nonmuslim. Bahkan telah dijadikan fatwa.  


"Di Mesir membolehkan pemimpin gubernur dari nonmuslim, itu dari fatwa ulama Mesir Al Azhar," ujar Zuhairi dalam diskusi di kawasan Tebet, Jakarta, Senin (13/2).


Dia mengaku, seharusnya masyarakat di Jakarta juga bisa membuka matanya. Dalam mencari pemimpin di DKI, lanjut dia, faktor utamanya bukanlah atas kesamaan agama melainkan cara kerja, integritas dan program-program yang sifatnya membangun.


"Ya mestinya karena kita memilih pelayan rakyat bukan karena agama," katanya.


Sebelumnya, Ketua Umum MUI Ma'ruf Amin mengatakan Ahok telah terbukti melakukan penistaan agama dengan mengutip ayat Al Maidah 51. MUI juga meminta aparat penegak hukum proaktif melakukan penegakan hukum secara tegas.


Sekadar informasi, kasus dugaan penistaan agama ini bermula saat Gubernur DKI Jakarta Ahok dalam kunjungannya ke Kepulauan Seribu mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh dengan politisasi ayat suci Alquran menggunakan Surat Al Maidah ayat 51.


Dalam ayat tersebut adalah mengharuskan umat Islam tidak memilih pemimpin non muslim.(cr2/JPG)

Editor: Imam Solehudin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore