
Ilustrasi
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan penyidikan kasus dugaan suap terkait rencana proyek pembangunan pasar atas baru Cimahi tahap II tahun 2017. Hari ini (1/2), komisi antirasywah memanggil Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Reydonnyzar Moenek sebagai saksi.
"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka MIT (M Itoch Tochijah)" kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi.
KPK menangkap tujuh orang dalam OTT di Bandung, Jawa Barat pada Kamis, 1 Desember 2016. Termasuk, Wali Kota Cimahi Atty Suharty dan dan suaminya Itoch Tochijah.
Dalam penangkapan, KPK menyita uang sebesar Rp 500 juta dalam bentuk rekening tabungan. Uang itu merupakan uang yang diberikan dua orang pengusaha yaitu Triswara dan Hendriza kepada Atty dan Itoch.
Uang itu diberikan untuk memuluskan proyek pembangunan Pasar Atas Cimahi dengan nilai proyek Rp 57 miliar. Atty melalui suaminya meminta rekanan mengeluarkan fee sebesar Rp 6 miliar.
Saat ini, Atty ditahan di Rutan C1 KPK Kuningan, Jakarta. Sementara Itoch ditahan di Rutan Pomdam Jaya Guntur. (Put/jpg)

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
