
Ilustrasi
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM mencegah Mantan Petinggi Citilink, Hadinoto Soedigno ke luar negeri untuk enam bulan ke depan.
Pencegahan dilakukan terkait dugaan suap pengadaan mesin pesawat di PT Garuda Indonesia.
Juru Bicara KPK Febri Diansyah membenarkan soal pencegahan itu. Hadinoto merupakan satu dari tiga saksi yang dicegah berpergian ke luar negeri. Sementara dua saksi lain yang juga dicegah berpergian ke luar negeri yakni Agus Wahjudo dan Sallywati Rahardja.
"Pencegahan untuk 6 bulan ke depan, terhitung sejak 16 Januari 2017," kata Febri di kantornya, Jakarta, Jumat (20/1).
Hadinoto sebelumnya menduduki posisi Dirut PT Garuda Maintenance Facilities (GMF) AeroAsia. Sementara Agus sebelumnya diketahui pernah menjabat sebagai Executive Projct Manager Garuda Indonesia.
Sedangkan Sellywati diketahui merupakan anak buah Soetikno Soerdarjo di Mugi Rekso Abadi (MRA) Group. Sama seperti Soetikno Soerdarjo, nama Sellywati sendiri masuk list Panama Papers.
Menurut Febri pencegahan itu dilakukan terkait proses penyidikan kasus dugaan suap terkait pengadaan mesin pesawat airbus di PT Garuda Indonesia. Selain tiga saksi, KPK mencegah dua tersangka kasus ini.
Keduanya yakni Mantan Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia, Emirsyah dan Soetikno Soerdarjo selaku Beneficial Owner Cannaught Internasinal Pte. Ltd dan juga pendiri Mugi Rekso Abadi (MRA) Group. Sejauh ini, Soetikno dan Emisyah berada di Indonesia.
"Kami sudah mengajukan ke Imigrasi. Pencegahan terkait proses penyidikan kasus, untuk permudah perkara ini," tutur Febri.
KPK mengumumkan status tersangka Emirsyah sore kemarin. Dia diduga menerima suap sebesar Rp 20 miliar terkait pengadaan mesin Rolls-Royce untuk pesawat Airbus milik Garuda Indonesia.
KPK juga menemukan suap dalam bentuk barang yang diterima Emirsyah Satar senilai USD 2 juta yang tersebar di Singapura dan Indonesia.(put/jpg)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
