
Ilistrasi
JawaPos.com - Polres Bogor menahan 12 orang simpatisan Front Pembela Islam (FPI) Bogor. Mereka terlibat kasus pembakaran kantor sekrtariat Gerakan Masyarakat Bawah Indonsia (GMBI) di Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Sebanyak 12 orang yang ditahan itu berasal dari 20 orang yang sebelumnya ditahan. Lima di antaranya masih berusia di bawah umur, yaitu usia 16 dan 17 tahun.
"Pelaku kita kenakan pasal 170 dan 187 KUHP. Kita sudah melakukan pemeriksaan saksi-saksi, gelar perkara. Yang dipulangkan karena tidak memenuhi unsur (penahanan)" kata Kapolres Bogor, AKBP AM Dicky saat dikonfirmasi Sabtu (14/1).
Dia menambahkan, setelah melakukan pertemuan dengan perwakilan FPI Cibinong, Bogor, ditegaskan bahwa yang melakukan pengrusakan atau pembakaran bukan anggota atau pengurus FPI, melainkan pihak yang merasa simpati alias simpatisan. Polres Bogor, kata dia, hanya akan menangani proses hukum.
"FPI tidak tahu-menahu. Jadi kami tidak bisa menyimpulkan itu anggota atau bukan, tapi yang jelas kami hanya menangani masalah hukumnya saja. Jadi mereka merasa marah mendengar isu yang beredar, termasuk isu penusukan dan segala macam. Dari ormas manapun akan diproses sesuai hukum berlaku," jelasnya.
Menurut Dicky, pemeriksaan diikuti secara kooperatif. Pihaknya juga melakukan pendampingan, khususnya kepada usia di bawah umur. Bahwa berani bertindak, harus pula berani bertanggung jawab.
Dia menambahkan, seluruh pihak menyesalkan tindakan pengrusakan ini. Dia mengimbau seluruh masyarakat dapat menahan diri dan senantiasa menjaga kondusivitas dan ketertiban wilayah Kabupaten Bogor. Kemudian meminta masyarakat lebih hati-hati dalam menerima, mencerna informasi.
"Karena sekarang itu banyak hoax yang untuk menciptakan keadaan tertentu. Kalau dapat berita, teliti sumbernya, valid atau tidak, dari wartawam kredibel, berizin dan berkode etik atau tidak," tambahnya. (elf/JPG)

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
