
Suasana ruang persidangan Ahok saat pertama kali digelar
JawaPos.com - Jaksa penuntut umum (JPU) menghadirkan Novel Chaidir Hasan alias Habib Novel, saksi pertama dalam lanjutan sidang perkara dugaan penistaan agama yang diduga dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Kapasitas Habib Novel dalam sidang itu sebagai saksi pelapor. Hal itu dikemukakan oleh Dedi Suhardadi, salah satu anggota tim advokasi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI).
Dedi Suhardadi menuturkan, dia sempat mengikuti jalannya persidangan di Auditorium Kementan, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (3/1).
"Habib Novel ditanya hakim dari mana dia tahu peristiwa itu. Dia (bilang) mengetahui dari jamaah, dia cek dari WA (whatsapp), dia dapat video yang diupload dari Pemprov DKI," kata Dedi saat keluar dari ruang sidang Ahok di Gedung Kementerian Pertanian, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (3/1).
Selain soal itu, sambung Dedi, Novel juga ditanyai soal poin Ahok diduga menista agama dalam pidatonya.
Novel pun menjawab kalau tindakan Ahok yang diduga menista agama adalah ketika membawa-bawa surah Al Maidah dalam pidatonya.
"Dari kata-kata Ahok yang (menggunakan kata) bohongi itu," ucap Dedi.
Kepada majelis hakim, kata Dedi, Novel membeberkan usai menerima informasi dari jamaah, dia lantas mengecek video yang mulai marak masuk ke aplikasi pesan singkat dia.
Tapi, Dedi memastikan yang jadi pegangan Novel di pengadilan adalah video pidato Ahok yang diunggah Pemprov DKI di situs jejaring Youtube.
"Yang dia lihat, dipegang adalah yang dari Pemprov DKI," ujar Dedi.
Novel merupakan satu dari enam saksi jaksa yang bakal memberikan keterangan. Novel dihadirkan sebagai kapasitasnya sebagai pelapor.
Selain Novel, tampak juga telah hadir Imam FPI DKI Muchsin Bin Zeid Al-Attas. Dia datang tak lama setelah Novel tiba dan masuk ke ruangan. Muchsin juga bakal bersaksi di persidangan ini. (elf/JPG)

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
