
Habib Rizieq
JawaPos.com - Habib Rizieq Shihab selaku Imam Besar Front Pembela Islam dilaporkan Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP-PMKRI) atas tuduhan penistaan agama. Laporan itu telah diterima di Polda Metro Jaya dan masih dalam tahap pembelajaran.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menerangkan, mereka telah menerima laporan itu. Dan kini masih terus dipelajari.
"Laporan sudah kita terima. Nanti kita lidik dulu laporannya," kata dia di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (27/12).
Saat disinggung kapan pemanggilan terhadap Habib Rizieq yang juga Dewan Pembina Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia itu, Argo belum bisa memastikan.
"Rencana pemanggilan belum tahu. Penyidik yang tahu saya belum dapat laporan," timpal dia.
Sebelumnya, laporan dilakukan di SPKT Polda Metro Jaya, Senin (26/12) oleh Ketua Presidium PP-PMKRI, Angelo Wake Kako. Dia mengatakan, dalam video berdurasi 21 detik beredar di media sosial, Habib Rizieq diduga menistakan agama Nasrani.
"Kami melaporkan Habib Rizieq pada ceramah beliau di Pondok Kelapa pada 25 Desember kemarin yang menyatakan kalau Tuhan beranak terus bidannya siapa? Disitu ditemukan ada gelak tawa apa yang disampaikan Habib Rizieq," kata Angelo usai melaporkan di SPKT Polda Metro Jaya, Selasa (26/12).
Atas ucapan Habib Rizieq, dia merasa tersinggung dan terhina sebagai ucapan kebencian terhadap suatu kelompok. Menurutnya, negara Indonesia dibangun oleh beberapa kelompok untuk keberagaman.
"Indonesia ini dibangun atas dasar keberagaman, keperbedaan oleh sebab itu semua kita wajib menghargai perbedaan itu dengan tidak mencampur terlalu jauh apa yang telah menjadi ruang privat agama orang lain," ujar dia.
Kendati demikian, pihaknya sudah menyerahkan bukti dugaan penisataan Agama yakni video. Selain itu, pihaknya juga mempersiapkan 25 kuasa hukum untuk mendampinginya. (elf/JPG)

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
