
Yenti Garnasih, anggota panitia seleksi calon pimpinan KPK.
JawaPos.Com - Seleksi calon pimpinan KPK tahap keempat resmi dimulai Senin ini (24/8). Panitia seleksi (pansel) akan menggelar tes wawancara bagi 19 capim KPK jilid IV pada 24 hingga 26 Desember 2015 di gedung Sekretariat Negara, Jakarta.
Hari ini, pansel menjadwalkan tes wawancara kepada tujuh calon pimpinan KPK yang sebelumnya dinyatakan lolos dalam tes kesehatan dan profile assesment. Yang menarik, ada calon bernama Agus Rahardjo yang diklarifikasi tentang kekayannya.
Dalam wawancara itu anggota pansel, Yenti Garnasih meminta konfirmasi Agus yang juga kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Dasarnya adalah catatan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
Agus pun menjawab pertanyaan itu dengan merinci kekayaan yang ia miliki. Misalnya, aset tanah di Caringin, Jawa Barat yang dibeli sekitar tahun 2003-2005. "Kavling di BSD, di Citra Raya Tangerang. Saya beli tahun 1997-1998 sebelum krisis. Waktu itu saya beli Rp 170 juta mengangsur," kata Agus menjelaskan.
Dia menambahkan, sebagian uang yang dia dapat juga berasal dari posisinya sebagai perwakilan Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 1995-1997.
Namun, Yenti langsung memotong penjelasan Agus. "OECD kan enggak ada honornya?" tanya ahli tindak pidana pencucian uang itu ke Agus.
Namun, Agus hanya mengatakan bahwa seluruh harta kekayaannya bisa ditelusuri. Selain itu, dia sudah menyerahkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) ke KPK.(put/JPG)
Berikut ini tujuh capim KPK yang menjalani tes wawancara Senin (24/8):

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
