
18 paket besar narkotika jenis sabu-sabu dengan berat 19,985 kilogram yang diamankan oleh Polsek Dumai Kota, Kota Dumai, Provinsi Riau dari seorang kurir berinisial RN, 46 pada Rabu (28/3) sore lalu.
JawaPos.com - RN,46 yang diamankan Unit Reskrim Polsek Dumai Kota karena membawa sabu-sabu seberat 19,985 kilogram mengaku, dirinya menjemput barang haram tersebut di tegah laut Selat Malaka.
Kapolres Dumai AKBP Restika Nainggolan mengatakan, dalam kasus penyelundupan sabu-sabu itu RN yang merupakan warga Jalan Sejahtera, Gang Galon IV, Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai, Riau itu bertindak sebagai kurir.
"Dia kurir tengah laut dibawa ke darat (Dumai) dan akan dibawa ke Medan, Sumatera Utara," kata Restika Nainggolan pada Kamis (28/3) siang.
RN ditangkap saat membawa barang haram yang diduga berasal dari Malaysia tersebut di dalam dua tas. Tas pertama yaitu koper merek Polo berisi sembilan paket besar sabu dengan berat 10,195 kilogram. Sementara tas kedua yang berwarna oranye berisi sembilan paket besar sabu dengan berat 9,79 kilogram.
"Barang ini dikemas dalam plastik dan dibungkus dengan kemasan teh Cina. Diduga asalnya dari negara tetangga Malaysia," jelas Kapolres.
Restika mengatakan, aksi ini bukanlah yang pertama kalinya dilakukan RN. Sebelumnya ia juga pernah melakukan hal serupa, yaitu menjemput barang di tengah laut dan membawa barang haram tersebut ke luar kota.
"Pengakuannya ini kedua kali. Pertama dua kilo itu empat bulan yang lalu, ini yang kedua tapi gagal. Sebelumnya juga ambil di tengah laut," tuturnya.
RN dijanjikan akan diberi upah sebesar oleh si pengedar sabu jika aksi kedua ini berhasil lolos. Hal itu membuatnya tergiur dan melakukannya. Namun, sayangnya ia tertangkap. Ia pun harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Untuk diketahui, RN berhasil diamankan oleh petugas yang menyamar sebagai petani sawit. Dia diamankan saat akan pergi membawa belasan kilo sabu dengan sepeda motor di Jalan Cut Nyak Dien, Kelurahan Bangsal Aceh, Kecamatan Sei Sembilan, Kota Dumai, Riau pada Rabu (28/3) sekitar pukul 16.00 WIB lalu.
Bersamanya, petugas mengamankan barang bukti berupa 18 bungkus plastik besar berisi sabu dengan berat 19,985 kilogram. Selain itu, juga diamankan satu unit ponsel.
"Kita masih melakukan penyidikan guna mencari tau siapa penerima dan pemasok barangnya," tukas mantan Kapolres Siak tersebut.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
