
Endra Raharja Masagung usai diperiksa penyidik KPK Jumat (23/3)
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan kasus dugaan korupsi e-KTP yang merugikan negara sebesar Rp 2,3 triliun. Untuk melengkapi berkas penyidikan, hari ini KPK memeriksa kerabat dari tersangka Made Oka Masagung, Endra Raharja Masagung.
Juru bicara KPK, Febri Diansyah menyebut kerabat Made Oka, Endra Raharja Masagung diperiksa untuk dua tersangka baru e-KTP.
"Yang bersangkutan diperiksa untuk IHP (Irvanto Hendra Gunawan) dan MOM (Made Oka Masagung)," kata Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jumat (23/3).
Endra tiba di Gedung Merah Putih KPK, sekitar pukul 10.05 WIB. Dan keluar sekitar pukul 11:38 WIB. Saat itu, Endra terlihat mengenakan jaket berwarna hitam dan baju putih. Dia memilih bungkam saat dikejar dan dicecar pertanyaan oleh awak media.
Diketahui, dalam kasus e-KTP, KPK telah menambah daftar tersangka dan menetapkan dua tersangka baru. Mereka yakni Direktur PT Delta Energy, Made Oka Masagung dan Mantan Direktur PT Murakabi Sejahtera Irvanto Hendra Pambudi Cahya.
Irvanto saat ini sudah menjalani penahanan di rumah tahanan Guntur. Sedangkan Andi sudah menjadi narapidana (sudah divonis). Sementara itu, Setya Novanto saat ini sedang menjalani proses persidangan.
Sebelumnya, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo adalah keponakan Setya Novanto (Setnov). Saat kurun waktu dugaan korupsi e-KTP terjadi, Irvanto menjabat Direktur PT Murakabi Sejahtera merangkap Ketua Konsorsium Murakabi. Sedangkan Made Oka ialah Delta Energi dan saat dugaan aliran dana itu Oka masih menjabat sebagai komisaris di perusahaan perdagangan dan penerbitan tersebut.
Diduga mereka bersama-sama menguntungkan diri atau orang lain atau korporasi. Diduga ikut mengakibatkan kerugian negara Rp 2,3 triliun dari nilai proyek Rp 5,9 triliun.
Dalam kasus ini, mereka disangkakan melanggar Pasal 2 Ayat 1 Subsider Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
